Menu
Precision, Actual & Factual

Karena Korupsi Kades Asal Waykanan Dipenjara 4 Tahun

  • Bagikan
Kirka.co
Gedung PN Tipikor Tanjungkarang, Tempat Dilaksanakannya Persidangan Perkara Korupsi Anggaran Dana Desa, Atas Nama Terdakwa Rocki Chandra. Foto Eka Putra

KIRKA – Oknum Kepala Kampung asal Way Kanan, harus menerima vonis dari hukuman pidana penjara selama 4 tahun dari Majelis Hakim, dirinya terbukti melakukan korupsi terhadap Anggaran Dana Desa sebesar Rp675,5 juta.

Rocki Chandra kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, dengan agenda pembacaan putusan dari Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Ketua Efiyanto D, yang digelar pada Rabu pagi 15 September 2021.

Baca Juga : Ditanya Anjungan, Bupati dan Pejabat Way Kanan Bungkam

Oknum Kepala Kampung Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan ini, dinilai oleh Hakim telah bersalah melakukan Korupsi terhadap Dana Desa pada tahun anggaran 2018, mencapai total Rp675.582.560 (Enam ratus tujuh puluh lima juta lima ratus delapan puluh dua ribu lima ratus enam puluh rupiah).

Dalam putusannya dirinya mendapat vonis hukuman pidana penjara selama 4 tahun, dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp200 juta rupiah,”Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun serta denda sejumlah Rp200 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar dapat diganti dengan kurungan selama 1 bulan,” ucap Hakim Ketua Efiyanto bacakan putusannya.

Baca Juga : Ditanya Suku Cadang Randis, Anak Buah Adipati Bungkam

Selain itu Rocki dikenakan hukuman pidana tambahan berupa Uang Pengganti Kerugian Negara yang terbukti dinikmati olehnya, dengan dikurangi Rp70 juta yang telah dititipkan ke Jaksa, dengan sisa yang harus dibayarkan sebesar Rp605.582.560 (enam ratus lima juta, lima ratus delapan puluh dua ribu lima ratus enam puluh rupiah), subsidair 1,5 tahun penjara.

Rocki Chandra dijerat dengan menggunakan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999, yang dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, tentang perubahan Undang–undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

Baca Juga : Aduan Dugaan KKN Proyek Cantum Nama Wabup Way Kanan

Diketahui dalam perbuatannya, Rocki melakukan korupsi dengan cara tidak melaksanakan beberapa kegiatan sesuai dengan yang telah tertera dalam perencanaan kegiatan pembangunan.

Yang disebutkan dalam dakwaan Jaksa, sebagian uang hasil korupsi yang dilakukan oleh terdakwa, digunakannya untuk keperluan pribadi serta kedapatan pula digunakannya untuk melunasi hutang-hutangnya.

Penulis: Eka Putra
  • Bagikan