KIRKA – Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui upacara bendera di halaman kantor, Rabu 28 Oktober 2026.
Seluruh pegawai mengikuti upacara tersebut untuk mengenang perjuangan pemuda Indonesia dalam mempersatukan bangsa.
Peringatan ini mendorong aparatur memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat.
Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin, Syarif Hidayat, S.ST., M.Si., menilai semangat Sumpah Pemuda tetap relevan bagi aparatur negara.
Ia mengajak seluruh pegawai menerapkan nilai persatuan, tanggung jawab, dan pengabdian dalam menjalankan tugas, termasuk pelayanan administrasi pertanahan.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita mengutamakan persatuan, mengesampingkan kepentingan pribadi, dan bekerja demi kepentingan bangsa,” tutur Syarif Hidayat setelah memimpin upacara peringatan Sumpah Pemuda.
“Nilai tersebut perlu kita terapkan melalui pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ASN dapat menerapkan nilai tersebut melalui kolaborasi lintas bidang, sikap nondiskriminatif, dan pelayanan setara bagi seluruh masyarakat.
Tertib Pengelolaan Tanah:
Insan pertanahan dapat menerapkan semangat persatuan melalui pengelolaan tanah yang tertib, perlindungan kepastian hukum, dan pelayanan yang adil.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjalankan berbagai program strategis untuk memperkuat kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kementerian ATR/BPN mengembangkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), reforma agraria, serta penataan dan pemberdayaan tanah untuk mendukung tujuan tersebut.
Melalui program PTSL, Kementerian ATR/BPN mempercepat pendaftaran tanah secara sistematis guna memperkuat kepastian hukum hak atas tanah masyarakat.
Pemerintah mendorong reforma agraria melalui penataan aset dan akses untuk memperluas pemerataan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui penataan dan pemberdayaan tanah, pemerintah mendorong masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan tanah agar menghasilkan nilai tambah sosial dan ekonomi.
Langkah tersebut dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah.
Perkuat Semangat Koordinasi:
Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan tugas pertanahan.
Kolaborasi tersebut membantu meningkatkan ketertiban administrasi pertanahan, pemahaman masyarakat mengenai hak atas tanah, dan pemanfaatan tanah secara bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari Kementerian ATR/BPN, Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin menerjemahkan kebijakan pertanahan menjadi pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Peran tersebut menuntut aparatur bekerja secara cermat, responsif, dan konsisten dalam menjalankan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.
Perkuat Budaya Kerja:
Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda untuk memperkuat budaya kerja yang mengutamakan integritas, kolaborasi, dan pengabdian.
Seluruh pegawai perlu menerapkan nilai tersebut dalam setiap proses pelayanan, mulai dari penyampaian informasi hingga pelaksanaan program pertanahan.
Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan pengingat pentingnya mewujudkan persatuan melalui tindakan nyata.
Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuasin terus berupaya memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Momentum Sumpah Pemuda juga mendorong aparatur meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.
“Semangat persatuan harus kita wujudkan melalui pelayanan publik yang adil, pengelolaan pertanahan yang bertanggung jawab, dan komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Syarif Hidayat.






