Epi Handayani Ungkap Alasan Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung

Epi Handayani Ungkap Alasan Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung
Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung menyediakan pendidikan antikorupsi dan layanan aduan indikasi korupsi dari masyarakat, Minggu (25/9). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Spesialis Kampanye Antikorupsi KPK, Epi Handayani ungkap alasan Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung.

Bus KPK menyambangi kota ‘Tapis Berseri’ sejak 23-25 September 2022.

“Kita pilih berdasarkan prioritas karena keterbatasan busnya sendiri,” kata dia pada acara Car Free Day di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu, 25 September 2022.

PIC Roadshow Bus KPK Tahun 2022 ini menjelaskan Bus KPK kembali hadir dengan tema “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di sembilan kabupaten/kota, tiga provinsi: Sumatera Selatan, Lampung, dan Banten.

Kegiatan edukasi antikorupsi yang sempat vakum karena pandemi Covid-19, kembali digelar pada 7 September-9 Oktober 2022.

“Ada sembilan daerah yang kita lewati; Palembang, Prabumulih, Kayu Agung, Ogan Komering Ilir (OKI), Kota Metro, Kota Bandar Lampung, Kalianda, Cilegon, Tangerang Selatan,” tutur dia.

Epi Handayani mengatakan KPK ingin hadir secara riil di tengah-tengah masyarakat, tanpa membedakan kota besar atau kota kecil.

“Jadi keterwakilan daerah, bukan daerah yang pencapaian antikorupsinya baik saja. Pencapaian daerah yang perlu kita dampingi, juga kita datangi,” jelas dia.

Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung diharapkan menjadi trigger bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan lagi kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai antikorupsi. 

“Roadshow Bus KPK ini hanya satu kegiatan saja, tapi pemda bisa bikin campaign yang lain,” kata Epi Handayani.

Epi Handayani Ungkap Alasan Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung
PIC Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung, Epi Handayani (kiri depan), memimpin Deklarasi Antikorupsi pada acara Car Free Day di Tugu Adipura Bandar Lampung, Minggu (25/9). Foto: Josua Napitupulu

Kehadiran KPK di Bandar Lampung, ujar dia, untuk merangsang pemda maupun stakeholder lainnya melakukan kegiatan yang sama secara mandiri.

“KPK gak ada cabang, tapi kita punya agent of change yaitu pemerintah daerah,” lanjut Epi.

Baca Juga: KPK Apresiasi Mars Pendidikan Antikorupsi Karya Eva Dwiana

Pemda diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang praktik-praktik koruptif, bahwa korupsi tidak hanya dilakukan oleh koruptor.

“Saat masyarakat memberikan uang pelicin pada layanan publik, dia tidak sadar bahwa dia juga pelakunya,” jelas dia.

Epi Handayani ungkap alasan Roadshow Bus KPK di Bandar Lampung adalah agar masyarakat bisa menerima layanan publik sesuai haknya.

“Di bus KPK ada informasi terkait edukasi antikorupsi. Termasuk saluran-saluran aduan kita informasikan, Whistleblower System,” kata Epi Handayani.

Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, ujar dia, memiliki misi untuk membuat orang tidak mau melakukan korupsi.

Epi Handayani menjelaskan KPK menerapkan tiga strategi memberantas korupsi yang dikenal dengan Trisula KPK.

“Ada penindakan, pencegahan, dan pendidikan,” ujar dia.

Penindakan dilakukan dengan law enforcement atau penegakan hukum untuk membuat orang takut melakukan korupsi.

Pencegahan, jelas Epi, lebih kepada membuat orang tidak bisa melakukan korupsi dengan perbaikan sistem atau tata kelola di dalamnya.

“Pendidikan ini yang susah, pendidikan yang membuat orang tidak mau korupsi. Dan itu PR yang panjang, butuh bantuan agent of change seperti pemda atau stakeholder,” kata Epi Handayani.

Baca Juga: Roadshow Bus KPK Tingkatkan SPI Bandar Lampung 2022