Kirka – Kontingen Okada Karate Lampung resmi bertolak ke luar negeri demi menjajal ketatnya persaingan 16th Thailand Open Karate Championship.
Delapan atlet andalan bersama empat official dipersiapkan turun gelanggang pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung mulai 12 hingga 16 Agustus 2026.
Tak cuma meramaikan kejuaraan, perguruan beladiri asal bumi Sang Bumi Ruwa Jurai mematok sasaran tinggi.
Tim pelatih menargetkan bawa pulang empat keping medali emas melalui nomor kumite, dengan fokus sebaran medali mulai dari kategori Under-14 (U-14) hingga level senior.
Owner Okada Karate, Intan Nyimas mengungkapkan, panggung internasional sangat dibutuhkan untuk mengukur sejauh mana hasil pembinaan atlet selama masa latihan.
Nama-nama yang terbang ke negeri Gajah Putih pun dipastikan bukan cabutan.
“Atlet yang berangkat bukan cuma kampiun dari seleksi tahunan Okada Karate Championship.
“Kami sengaja memantau bakat potensial di lapangan, termasuk karateka U-14 yang belum memiliki BUB, hingga deretan senior dengan kemampuan terbaik di kelasnya,” tutur Intan saat ditemui di markas KONI Provinsi Lampung, dikutip pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Ujian mental dan adu teknik di matras luar negeri digadang-gadang jadi bekal utama sebelum para karateka menghadapi hajatan lokal terdekat.
Apalagi, pasukan Okada sudah ditunggu jadwal padat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung pada November mendatang.
Harapannya, jam terbang dari Thailand berbanding lurus dengan lonjakan kepercayaan diri petarung saat berlaga di daerah.
Keberanian menjajal peta kekuatan Asia rupanya memantik respons positif dari induk organisasi olahraga.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menilai langkah berani perguruan sangat selaras dengan visi pembinaan jangka panjang.
Menurut Riagus, selain memburu prestasi dalam waktu dekat, kejuaraan mancanegara amat efektif menyaring kekuatan inti menuju PON 2028.
Ia pun mewanti-wanti agar seluruh anggota kontingen disiplin menjaga kebugaran fisik demi bisa menuntaskan pertandingan dan pulang ke Tanah Air dalam kondisi prima.
Perjuangan para karateka nantinya akan ditutup lewat agenda bernuansa kebangsaan.
Tepat sehari usai kejuaraan rampung atau pada 17 Agustus, rombongan dijadwalkan merapat ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok.
Di sana, pahlawan olahraga daerah bakal mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI, yang secara kebetulan berbarengan dengan momen pengumuman gelar juara Thailand Open.






