Kirka – Kontingen Karang Taruna Provinsi Lampung berhasil menyabet gelar Juara Favorit dalam parade budaya puncak Festival Krakatau ke-35 tahun 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Saburai, Minggu, 30 Agustus 2026.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela kepada perwakilan pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung, Putri Maya Rumanti, di hadapan ribuan pasang mata warga yang memadati lokasi acara.
Keberhasilan meraih gelar favorit tak lepas dari sajian parade yang menyatukan ragam elemen sekaligus.
Ratusan kader kepemudaan tampil memikat dengan balutan pakaian adat khas daerah, mengawal arak-arakan miniatur mesin pengering (dryer), hasil komoditas jagung, Pupuk Cair Organik (PCO), hingga suguhan atraksi seni ogoh-ogoh.
Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, yang memimpin langsung barisan kontingen di lapangan, memberikan apresiasi penuh atas kerja keras para kader hingga level akar rumput.
“Terima kasih atas waktu, tenaga, dan pengorbanan materi yang sangat besar.
“Menunjukkan bahwa Karang Taruna Lampung saat ini memiliki kekompakan, loyalitas, dan semangat kebersamaan yang sangat tinggi,” ujar Wahrul di sela-sela kegiatan.
Mantan Direktur LBH Bandar Lampung itu menegaskan, capaian di panggung budaya tahunan bukanlah garis akhir perjuangan organisasi.
Soliditas barisan pemuda harus terus diarahkan pada program kerja nyata yang menyentuh masyarakat luas.
“Prestasi sebagai juara favorit tentu menjadi kebanggaan bersama. Namun, kita tidak boleh cepat berpuas diri.
“Ke depan, Karang Taruna Lampung harus mengambil peran yang lebih besar dan aktif, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal,” kata Wahrul menambahkan.
Pawai budaya bertajuk Lampung Tapis Karnaval menjadi penutup rangkaian perhelatan pariwisata terbesar di Bumi Ruwa Jurai yang telah bergulir sejak 25 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Lampung mengemas agenda tahunan ke-35 untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif dan memperluas panggung promosi pelaku UMKM lokal.
Sebelum memasuki parade pamungkas, festival dimeriahkan sederet agenda terpadu, mulai dari Krakatau Kuliner Festival, pameran Kopi Robusta Lampung, hingga fun battle coffee dan cupping session.
Panggung kreativitas juga diisi kompetisi musik dan tari generasi muda, tradisi makan bersama Mengan Balak lewat Seruit Battle, hingga ajang olahraga lari Krakatau Run yang melibatkan ribuan peserta.






