Kirka – Ribuan juru warta dari Aceh hingga Papua bakal meramaikan Provinsi Lampung pada April 2027 mendatang.
Agenda ganda berskala nasional, Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Hari Pers Nasional (HPN), siap menyedot sedikitnya 5.000 jurnalis untuk berkumpul di ujung selatan Pulau Sumatra.
Kedatangan ribuan tamu tidak sekadar meramaikan suasana, melainkan membawa angin segar bagi perekonomian lokal.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menghitung potensi perputaran uang segar minimal Rp5 miliar bakal langsung dinikmati masyarakat.
Sektor perhotelan, UMKM kuliner, sampai pusat oleh-oleh di kawasan Bandarlampung, Pesawaran, dan Kota Metro dipastikan ikut kebanjiran rezeki.
“Hitungannya lumayan logis. Misal satu orang belanja atau jajan satu juta rupiah saja selama acara, sudah ada lima miliar rupiah uang yang mengalir langsung ke bawah,” ungkap Ketua PWI Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, di sela pemantauan seleksi atlet di Twin Futsal Bandarlampung, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Antisipasi lonjakan pengunjung pun mulai dimatangkan.
PWI, kata Wira, telah merangkul Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat untuk menjamin ketersediaan kamar penginapan bagi seluruh kontingen.
Di sisi lain, daya tarik wisata Bumi Ruwa Jurai akan dieksplorasi habis-habisan lewat Lomba Karya Jurnalistik tingkat nasional, memaksa ratusan peserta berlomba menghasilkan karya foto, video, dan tulisan feature tentang kearifan lokal.
Sukses sebagai penyelenggara belumlah lengkap tanpa prestasi di lapangan.
Mengawal gengsi daerah, PWI mematok target tinggi, khususnya pada cabang olahraga futsal.
Selama dua edisi Porwanas berturut-turut di Kalimantan Timur dan Malang, skuad Lampung selalu kandas di final dan terpaksa membawa pulang medali perak.
“Sekarang kita main di kandang sendiri. Persiapan ditarik jauh-jauh hari dan pemain terus digembleng. Pokoknya harga mati, emas untuk futsal,” tegas Wira.
Tancap gas mengejar medali, tahap seleksi atlet berbagai cabang olahraga seperti catur, domino, hingga futsal tengah berjalan ketat.
Fase penyaringan bakal terus dipacu sebelum tenggat waktu penyerahan data peserta (entry data) ditutup resmi akhir bulan depan.
Menyukseskan hajatan besar tentu butuh sokongan banyak pihak.
Komunikasi lintas instansi mulai dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Bandarlampung selaku pusat kegiatan, TNI, Polri, hingga Kejaksaan terus dirajut.
Merujuk draf jadwal sementara, pembukaan Porwanas akan ditandai dengan seremoni di Stadion Pahoman pada 5 April 2027 oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Sepekan berselang, puncak HPN menyusul pada 12 April yang dijadwalkan menghadirkan Presiden Republik Indonesia.
Bagi Provinsi Lampung, kalender 2027 kelak mencatatkan sejarah ganda, debut perdana sebagai tuan rumah HPN, sekaligus kembalinya kemeriahan Porwanas sejak terakhir kali menyelenggarakannya pada 1993 silam.






