Kirka – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi memasuki usia 58 tahun pada Kamis, 24 September 2026.
Sejak berdiri pertama kali pada 1968, induk organisasi pengusaha berskala nasional terus membuktikan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi inklusif sekaligus mitra strategis pemerintah.
Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, menjelaskan keberadaan lembaga perwakilan swasta memegang peranan amat vital bagi arah ekonomi bangsa.
Payung hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 memosisikan entitas bisnis memiliki wadah tunggal untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dan negara.
“Teori korporatisme negara-bisnis mengonfirmasi bahwa asosiasi pengusaha yang terlembaga akan memperkuat kapasitas negara merancang kebijakan ekonomi secara kredibel.
“Posisi Kadin bukan sekadar pelengkap, melainkan aktor utama pembangunan,” kata Mahendra, Kamis,24 September 2026.
Sikap memosisikan pengusaha sebagai bagian dari solusi bangsa juga diutarakan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Pucuk pimpinan pusat senantiasa mengingatkan para anggota agar proaktif berkontribusi bagi negara.
“Kadin is not just a strategic partner of the government, but also an active part of delivering real solutions for the nation’s future,” ucap Anindya dalam pernyataan resminanya.
Visi dari pusat kemudian diterjemahkan secara nyata ke tingkat daerah, salah satunya lewat gebrakan pengurus Kadin Provinsi Lampung.
Gerakan konkret menyasar target digitalisasi 1.000 UMKM agar masuk ke dalam ekosistem Google-YouTube demi memperluas jangkauan pasar dagang.
Langkah penguatan ekonomi level provinsi makin solid berkat perjanjian kerja sama perdagangan multikomoditas bersama Jawa Tengah senilai Rp832,3 miliar per tahun.
Sektor pendidikan bahkan ikut tersentuh melalui sinergi program beasiswa bertajuk “Satu Desa Satu Sarjana”.
Sebagai pelengkap perayaan hari jadi tahun sekarang, kreativitas pengurus daerah membuahkan hasil membanggakan berupa raihan juara pertama sayembara logo HUT ke-58 tingkat nasional.
“Selamat ulang tahun untuk Kadin Indonesia.
“Apresiasi setinggi-tingginya pantas diberikan kepada seluruh pengurus dan anggota yang terus mengawal pertumbuhan ekonomi,” tutur Mahendra menutup pemaparannya.






