Kirka – Eksponen 98, Mahendra Utama, mengajak masyarakat secara aktif mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Keterlibatan publik sangat dibutuhkan agar kebijakan pemerintah tetap berjalan lancar meski ada ancaman pelambatan ekonomi akibat ketegangan geopolitik dunia.
Mahendra mengatakan, pemerintah saat ini tengah menjalankan sejumlah program prioritas yang memasuki tahun kedua.
Beberapa agenda utama mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan hilirisasi industri.
Pelaksanaan rencana besar dari negara pastinya memerlukan dukungan langsung dari warganya.
“Kita sama-sama tahu sekarang ada perang di kawasan Eropa Timur dan Timur Tengah.
“Dampaknya sangat besar bagi ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Arus investasi tertekan, harga pangan, pupuk, sampai bahan bakar minyak ikut naik,” kata Mahendra dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2026.
Walau menghadapi tekanan dari luar, ia melihat pemerintah masih sanggup menjaga indikator ekonomi tetap stabil.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi maupun defisit Indonesia masih terkendali pada angka yang rendah bila dibandingkan dengan negara-negara G20.
Iklim politik pun dipastikan tetap kondusif dengan terbukanya ruang kritik dan kebebasan bersuara bagi masyarakat luas.
Untuk memastikan stabilitas terus berlanjut, Mahendra memandang kehadiran lembaga kemasyarakatan, seperti Komponen Progresif 98 (KOMPRO 98) pimpinan Anwar Syarifuddin, punya fungsi sentral.
Organisasi pergerakan harus ikut meminimalkan potensi penyimpangan sejak dari tujuan awal sebuah kebijakan ditetapkan.
Sesuai pandangan pakar kebijakan publik Pressman dan Wildavsky, kata Mahendra, pengawalan dari publik bertugas mencegah melencengnya pelaksanaan program.
Hal senada pernah disampaikan Kepala Kesbangpol Badung, I Nyoman Suwendi, mengenai peran ormas sebagai pilar penjaga stabilitas sosial sekaligus mitra penyampai informasi kepada negara.
“Pengawalan program butuh partisipasi aktif semua elemen bangsa. Ormas tidak hanya hadir waktu perencanaan, tapi juga saat pelaksanaan, pengawasan, sampai evaluasi kebijakan.
“Mari kita kawal program Presiden Prabowo agar benar-benar membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat Indonesia,” ucap Mahendra.






