Kirka – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) direspons langsung oleh Karang Taruna Provinsi Lampung.
Pengurus organisasi pemuda itu tidak sekadar melepas bantuan dari jauh, melainkan mendatangi area titik api untuk membangun posko darurat.
Di bawah komando Wahrul Fauzi Silalahi selaku ketua, rombongan langsung membagikan ribuan masker, obat-obatan, vitamin, hingga ratusan dus air minum.
Pasokan logistik beserta nasi kotak langsung diserahkan kepada petugas gabungan yang sedang memadamkan api.
Selain membawa barang kebutuhan pokok, tim juga menyempatkan diri meninjau operasional dapur umum.
Langkah cepat diambil demi menjamin kondisi fisik maupun asupan gizi para pemadam tetap prima di tengah kepungan asap pekat.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat perjuangan pemadam api. Sekarang ada 680 orang yang berjuang di lokasi.
“Kehadiran Karang Taruna merupakan wujud solidaritas nyata demi memastikan kesehatan kawan-kawan terjaga optimal,” kata Wahrul, Selasa, 25 Agustus 2026.
Ia menjamin posko Karang Taruna bakal terus beroperasi melayani distribusi barang sampai situasi di lapangan benar-benar aman.
Tenda relawan dipastikan tetap berdiri tegak untuk menyokong operasional kerja tim gabungan.
“Kami mendirikan posko agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan cepat sampai ke tangan petugas.
“Selama kobaran belum benar-benar padam dan TNWK masih butuh suplai, kawan-kawan Karang Taruna terus siaga penuh bersama warga,” tegasnya.






