Kirka – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat proses pemeliharaan rutin di lintas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menjelang akhir bulan ini.
Fokus perbaikan dipusatkan pada dua ruas utama, yakni Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) dan Tol Palembang – Indralaya (Palindra), dengan target penyelesaian total pada akhir Januari.
Langkah percepatan diambil manajemen untuk menjamin pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta menjaga kualitas jalan tetap dalam kondisi prima.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyatakan bahwa pemeliharaan menggunakan metode teknis Scraping, Filling & Overlay (SFO) serta rekonstruksi beton (rigid pavement).
“Kami menargetkan seluruh pekerjaan pemeliharaan di ruas-ruas tersebut rampung akhir Januari ini.
“Tujuannya agar pengguna jalan dapat segera merasakan dampak peningkatan kualitas layanan,” ujar Adjib melalui keterangan tertulisnya, Senin, 26 Januari 2026.
Selain ruas Terpeka dan Palindra, perbaikan intensif juga tengah dilakukan di ruas Tol Indralaya – Prabumulih (Indraprabu).
Program ini merupakan implementasi dari komitmen Zero Pothole yang diterapkan perusahaan di seluruh jalan tol kelolaan mereka untuk meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.
Hutama Karya pun memastikan bahwa meski pengerjaan dikebut, aspek keselamatan lalu lintas di sekitar lokasi proyek tetap menjadi prioritas.
Rambu-rambu pengaman dan petugas flagman telah disiagakan untuk memandu arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan.
Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan saat mendekati zona perbaikan dan tetap mematuhi aturan berkendara.
Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di ruas JTTS dapat diakses pengguna melalui kanal resmi media sosial Hutama Karya.






