KIRKA – Dinas Kesehatan Bandar Lampung aman dari vaksin kedaluwarsa hingga saat ini.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri.
“Enggak ada satupun kalau yang dikelola Dinas Kesehatan Bandar Lampung,” ujar dia ketika dihubungi pada Selasa, 31 Mei 2022.
Baca Juga : Metode Pengelolaan Vaksin Kedaluwarsa dan Limbah Vaksinasi
Dia menjelaskan permintaan vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk Kota Bandar Lampung dilakukan sesuai kebutuhan.
“Kita ambil sesuai dengan rata-rata kecepatan vaksin kita setiap hari,” kata dia.
Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan vaksin Covid-19 di gudang penyimpanan atau lemari es yang kapasitas penyimpanannya terbatas.
“Apalagi vaksin yang dikirim ke daerah jenis Pfizer, kan syaratnya ketat, hanya boleh dipakai sebentar. Kalau kita sudah buka di Puskesmas hanya untuk sebulan,” ujar dia.
“Jadi aman,” tegas dia lagi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Bandar Lampung ini menjelaskan untuk saat ini pihaknya tidak banyak melakukan permintaan akan vaksin Covid-19 karena kasus pandemi sudah mulai melandai.
“Tidak banyak, sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak terlalu menggebu-gebu lagi. Apalagi syarat perjalanan tidak lagi disyaratkan untuk booster,” tutup dia.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers yang ditayangkan secara langsung melalui Channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 31 Mei 2022, menyebutkan terdapat vaksin kedaluwarsa di gudang penyimpanan provinsi dan daerah.
“Dengan melambatnya vaksinasi karena sebagian besar masyarakat Indonesia sudah divaksinasi, sebagian vaksin hibah dan sebagian kecil vaksin yang kita beli mengalami expired. Dan itu masih disimpan di lemari es seluruh provinsi dan daerah,” kata dia.
Baca Juga : Budi Gunadi Sadikin Dorong Percepatan Booster Cegah Vaksin Kedaluwarsa
Vaksin kedaluwarsa tersebut memenuhi lemari es penyimpanan vaksin Covid-19 sehingga menghambat pengiriman vaksin baru.
“Kami mengajukan usulan kepada Bapak Presiden agar bisa melakukan pemusnahan di daerah-daerah yang memang expired datenya lewat,” ujar dia.






