KIRKA – Sampai pada bulan ke-delapan di 2021 ini, Pengadilan Negeri di wilayah hukum Bandar Lampung tercatat menangani 167 perkara pencurian.
Artinya jika dibagi perminggunya, perkara tersebut berlangsung sebanyak 5 kali.
Bandar Lampung tercatat menangani perkara pencurian terbanyak dibandingkan dengan wilayah hukum lainnya, yang setiap bulannya sebanyak kurang lebih 20 perkara pencurian disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.
Baca Juga : Nuryadin: Saya Berharap Keadilan, Saya Sudah Di Dzholimi
Dari penelusuran terbuka KIRKA.CO pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara di setiap website Pengadilan Negeri seluruh Lampung, PN Tanjungkarang menjadi urutan nomor satu dalam jumlah penanganan perkara Pidana Umum tersebut.
Di peringkat ke-dua tercatat ditempati oleh Pengadilan Gunungsugih yang menaungi wilayah hukum Lampung Tengah, dengan jumlah perkara pencurian yang ditangani sebanyak 129 perkara sejak Januari 2021 hingga akhir Agustus ini.
Pengadilan Negeri Sukadana, Lampung Timur, menempati peringkat ke-tiga dalam jumlah terbanyak menyidangkan perkara pencurian, yang berjumlah 101 perkara, selanjutnya di peringkat empat PN Menggala yang menangani 95 perkara pencurian.
Pada urutan ke-lima penanganan perkara pencurian ada pada PN Kalianda di Lampung Selatan, dengan jumlah 85 perkara, dan ke-enam ialah Pengadilan Negeri Kotabumi, Lampung Utara, dengan jumlah 76 penanganan perkara pencurian.
Sedang di peringkat tujuh dan delapan, ditempati oleh Pengadilan Negeri Kotaagung di Tanggamus yang menangani 57 perkara pencurian, serta Pengadilan Negeri Liwa, Lampung Barat, dengan jumlah perkara pencurian sebanyak 49.
Dan pada urutan ke-sembilan dan sepuluh dengan jumlah penanganan perkara pencurian sebanyak 45 dan 44 hingga Agustus ini, ditangani oleh Pengadilan Negeri Blambangan Umpu, kemudian oleh Pengadilan Negeri Gedongtataan Kabupaten Pesawaran.
Baca Juga : Alay: Kejaksaan Tidak Transparan Lelang Asetnya
Sementara pada peringkat ke-sebelas, ditempati oleh Pengadilan Negeri Metro yang menaungi wilayah hukum Kota Metro, dengan jumlah perkara pencurian yang ditangani mencapai sebanyak 34 perkara sejak awal 2021 hingga Agustus.
Untuk diketahui, perkara pencurian yang kini disidangkan atau telah selesai diputus oleh Majelis Hakim dan berkekuatan hukum tetap, merupakan hasil ungkap kasus pihak Kepolisian sepanjang 2021 dan tahun sebelumnya.






