Menu
Precision, Actual & Factual

Soal Mahar Politik PT SGC ke PKB, Saut Situmorang: Kita Dorong Saja Aduan Boyamin ke Dewas KPK

  • Bagikan
Pimpinan KPK periode 2015 sampai 2019 Saut Situmorang. Foto: Istimewa

KIRKA.COKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawali penyidikan atas penetapan tersangka kepada eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa kepada hal-hal yang berkaitan dengan mahar politik dalam proses Pilgub Lampung 2018.

Bahan penyidikan itu kemudian muncul di dalam proses persidangan.

Sejumlah saksi sudah diperiksa di PN Tipikor Tanjungkarang, terlebih mereka yang tahu tentang mahar politik Mustafa senilai Rp 18 miliar ke PKB.

Menariknya, mahar politik Mustafa itu kalah jauh dari mahar politik yang bersumber dari PT SGC.

Hal itu diutarakan sejumlah saksi yang diperiksa di hadapan majelis hakim. Mahar politik dari Vice Presiden PT SGC Purwati Lee disebut senilai Rp 50 miliar. Itu untuk biaya awal saja, menurut kesaksian eks Wakil Ketua DPW NasDem Mofaje Caropeboka.

Dalam perjalanannya, muncul sejumlah informasi yang membuat Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman datang ke PN Tipikor Tanjungkarang pada 15 April 2021.

Ia menantikan kehadiran Purwati Lee, yang menurut informasi yang dia terima, Purwati Lee telah dikirimi surat untuk hadir sebagai saksi pada 8 April 2021.

Namun kenyataan, Boyamin Saiman tidak melihat adanya kehadiran Purwati Lee. Sehingganya, ia ingin membuat aduan kepada Dewas KPK.

Secara spesifik, dia akan mengadukan Pimpinan KPK, berikut dengan Deputi Penindakan KPK Karyoto dan Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto.

Dalam perjalanan proses sidang Mustafa ini, potensi untuk menghadirkan Purwati Lee tampaknya nyaris tidak akan terjadi.

Salah satu faktor yang membuat hal itu terjadi adalah, tidak akan ada lagi penghadiran saksi oleh KPK di hadapan majelis hakim.

Yang tersisa adalah, pembacaan 2 buah BAP milik Gunadi Ibrahim dan Geovani Bastian di hadapan majelis hakim karena keduanya sedang sakit parah.

KIRKA.CO mencatat, Saut Situmorang yang dulunya adalah Wakil Ketua KPK telah turut menyuarakan agar KPK minimal mendalami keterlibatan PT SGC.

KIRKA.CO pada Jumat malam, 23 April 2021 meminta tanggapan dari Saut Situmorang atas hal-hal yang berkaitan dengan proses persidangan Mustafa tersebut.

Menurut dia, hal yang perlu diperhatikan publik bila terkait keterlibatan PT SGC hingga pada konteks pemeriksaan Purwati Lee adalah Boyamin Saiman.

“Kita dorong saja Boyamin membuat aduan ke Dewas KPK, untuk kemudian agar jaksa KPK melaporkan perkembangan kasus itu kepada pimpinan KPK dalam hal pengembangan kasus tersebut ,” tutur Saut Situmorang.

 

Ricardo Hutabarat

  • Bagikan