PT Bank Lampung Terima 34 Aduan Nasabah yang Saldonya Hilang

PT Bank Lampung Terima 34 Aduan Nasabah yang Saldonya
PT Bank Lampung. Foto: Istimewa.

KIRKA – PT Bank Lampung terima 34 aduan nasabah yang saldonya hilang terhitung sejak 6 Juni 2022 hingga 8 Juni 2022. Aduan tersebut merupakan informasi sementara yang didata oleh PT Bank Lampung.

Baca Juga : OJK Akui Telah Dilibatkan Dalam Persoalan Nasabah Bank Lampung

Ungkapan ini disampaikan Juru Bicara PT Bank Lampung, Edo Lazuardi pada 8 Juni 2022 lalu seperti dilihat KIRKA.CO dalam video yang menampilkan Edo Lazuardi.

KIRKA.CO pada 10 Juni 2022 malam, sudah mengonfirmasi informasi tersebut namun Edo Lazuardi tak membantah dan membenarkannya.

Kendati tak memberikan penegasan atas hal itu, Edo Lazuardi mengatakan kalau persoalan tersebut tengah ditelusuri PT Bank Lampung.

Penelusuran tersebut disebutnya sedang dilakukan PT Bank Lampung dengan hanya mengajak komunikasi dan pelibatan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

”Bank Lampung sudah melakukan komunikasi dengan regulator di sini, adalah BI dan OJK,” ungkap Edo Lazuardi saat itu.

Berdasar pada video berisi keterangan Edo Lazuardi pada 8 Juni 2022 lalu, iai menyampaikan kalau 34 aduan dari nasabah PT Bank Lampung tersebut mengeluhkan adanya kejanggalan transaksi yang dialami nasabah.

Persisnya, saldo dari nasabah di PT Bank Lampung mengalami kehilangan saldo kendati tidak melakukan transaksi.

Edo Lazuardi dalam keterangannya menyebutkan kalau peristiwa tersebut sudah terlanjur dibahasakan dan dikategorikan lewat publikasi media massa sebagai skimming.

”Jadi saat ini seperti kabar yang sudah beredar di media, ada proses pengurangan saldo tanpa sepengetahuan nasabah. Dan itu sudah berkembang menjadi kalimat case skimming yang terjadi di Bank Lampung,” ujar dia.

Edo menyebut kalau PT Bank Lampung sedang dalam proses menerima aduan dari nasabah yang merasa dirugikan atas transaksi yang janggal.

”Kita sedang lagi mengakomodir semua laporan nasabah yang akan dilakukan pengecekan langsung oleh tim investigasi. Per kemarin itu 34 nasabah, tapi kan mungkin fluktuatif ya. Makanya kita imbau untuk nasabah yang merasa dirugikan segera melaporkan kepada kami. Begitu terbukti, Bank Lampung bertanggungjawab,” ucap Edo.

Baca Juga : Bank Lampung Libatkan OJK dan BI Untuk Investigasi Persoalan Skimming

”Dari per hari Senin tanggal 6 Juni 2022 kemarin, kita memang terima (aduan) dari Customer Service kita, terkait transaksi yang merasa tidak dilakukan nasabah kita,” terangnya lagi.