Polresta Panggil Juprius Untuk Kasus Tipu Gelap BMBK

  • Bagikan
Polresta Panggil Juprius Untuk Kasus Tipu Gelap BMBK
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana. Foto KIRKA/Eka Putra

KIRKAPolresta Bandar Lampung melakukan tahap penyidikan kasus tipu gelap fee proyek pada Dinas BMBK Lampung, yang minggu ini dijadwalkan akan panggil Juprius sebagai saksi.

Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung melalui Kasat Reskrim Kompol Devi Sujana menerangkan, bahwa sebenarnya pihaknya telah mengirimkan surat panggilan kepada Mantan Calon Bupati Kabupaten Way Kanan tersebut sebanyak dua kali.

“Untuk kasus dugaan tipu gelap di Dinas BMBK Lampung, beberapa pihak sudah kami panggil sebagai saksi termasuk Juprius, dan di minggu ini sudah terhitung panggilan yang ke dua terhadapnya,” terang Kompol Devi Sujana, Senin sore 11 Oktober 2021.

Baca Juga : Dugaan Ijon Dinas BMBK Lampung Memasuki Babak Baru

Diketahui nama Juprius sendiri mulai mencuat di kasus tipu gelap fee proyek ini, usai memasuki persidangannya yang pertama di PN Tanjungkarang atas nama Terdakwa Hasrul, selaku Staf pada Dinas BMBK Provinsi Lampung.

Yang mana kala itu Hasrul menyebut bahwa proyek yang diperjual belikan olehnya dan seorang lainnya bernama Nurbuana, adalah jatah proyek yang telah diploting atau dikondisikan untuk Juprius.

Baca Juga : Fakta Persidangan Ungkap Juprius Disebut Terima Fee Proyek 

Hasrul dan Nurbuana akhirnya memasarkan jatah proyek tersebut kepada seorang bernama Dafriyansyah, yang akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp684 juta sebagai komitment fee untuk mendapatkan paket pekerjaan itu.

Namun usai seluruh uang ia serahkan, Dafriyansyah hanya gigit jari dan tak kunjung mendapatkan proyek yang dijanjikan, sehingga ia pun melaporkan Hasrul dan Nurbuana yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas BMBK Lampung, ke pihak berwajib.

  • Bagikan