Pemprov Lampung Didemo, Mahasiswa Singgung 33 Janji Kerja Arinal – Nunik

Pemprov Lampung Didemo, Mahasiswa Singgung 33 Janji Kerja Arinal - Nunik
Suasana Demonstrasi Aliansi KAMU Lampung, di depan gedung kompleks Pemerintahan Provinsi Lampung, Selasa 5 September 2023. Foto: Eka Putra

KIRKAPemprov Lampung didemo oleh Aliansi Kesatuan Aksi Mahasiswa untuk Lampung, massa singgung 33 janji kerja ArinalNunik yang belum terealisasi, dan meminta dilakukan evaluasi kepada seluruh OPD.

Baca Juga: Kejati Didesak Usut Dugaan KKN di Disnakeswan Lampung

Aksi damai tersebut berlangsung pada Selasa pagi, 5 September 2023. Tepat di depan pintu masuk gedung kompleks Pemerintahan Provinsi Lampung, di Jalan Jaksa Agung R Suprapto, Bandarlampung.

Dalam unjuk rasa kali ini, Massa yang tergabung dalam Aliansi KAMU Lampung menyoal 33 janji kerja Arinal – Nunik, yang disebut tak terealisasi penuh, meski menjelang habisnya masa kepemimpinan mereka.

Yang dikatakan, hal itu terjadi diduga turut disebabkan oleh perilaku KKN, dilakukan oleh beberapa oknum Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemprov Lampung.

“Terjadinya ketidak kesesuaian 33 janji kerja Arinal – Nunik yang tertuang dalam kertas dengan kenyataan di Lapangan, disebabkan karena banyaknya oknum Pejabat dan Pegawai bobrok, serta Korup dalam 49 OPD yang dikomandoi Arinal – Nunik tersebut,” ucap Sahriansyah, selaku Koordinator aksi.

Baca Juga: Demo di Kejati Lampung, Massa Desak Penyelesaian Dugaan Korupsi Setwan Lampung Utara

Pada orasinya, Aliansi KAMU Lampung turut menyebutkan adanya dugaan korupsi yang terjadi di beberapa Instansi lingkup Pemerintahan Provinsi Lampung, serta dugaan lemahnya pengawasan dari Inspektorat Lampung sendiri.

Dimana sejauh ini, telah pula terdapat rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia  terkait temuannya, terhadap anggaran di 2022.

Namun Massa menilai belum ada tindak lanjut nyata dari Inspektorat Provinsi Lampung terhadap temuan itu.

“Dengan hormat kami memohon kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, untuk mengevaluasi seluruh OPD yang Bapak Pimpin, dikarenakan banyak indikasi ketidak becusan anak buah Bapak, dalam menjalankan fungsinya, demi optimalisasi kinerja pelayanan terhadap rakyat Lampung dan pemenuhan janji kerja yang direncanakan Bapak sejak dilantik,” pungkasnya.