Kirka – Tim II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung baru saja merampungkan agenda verifikasi dan koordinasi cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar).
Hasil pemetaan menunjukkan cabor beladiri tumbuh mendominasi, sementara renang dan bola voli diproyeksikan tetap menjadi lumbung andalan daerah guna menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim II KONI Lampung, Nazwar Basyuni, SE, dan diterima oleh Wakil Ketua I KONI Lambar, Iwan Setiawan, beserta jajaran pengurus.
Dalam pemaparannya, Iwan Setiawan mengungkapkan bahwa saat ini roda pembinaan atlet di Lambar terus berputar di 22 cabor aktif.
Namun, terkait urusan pemberkasan, baru 13 cabor yang terkonfirmasi menyelesaikan pengisian borang administrasi.
“Bagi cabor yang dokumennya belum lengkap, sudah kami dorong agar segera diusulkan dan ditindaklanjuti dalam waktu dekat,” ujar perwakilan KONI Lambar tersebut, dilansir pada Jumat, 27 Februari 2026.
Menanggapi hal itu, Nazwar Basyuni menegaskan bahwa proses verifikasi faktual ini bukan sekadar formalitas di atas kertas.
Pendataan yang presisi sangat krusial dalam memperkuat tata kelola keolahragaan di daerah.
“Data ini nantinya menjadi fondasi kita untuk menentukan arah kebijakan pembinaan, perencanaan program, dan tentu saja mengukur sejauh mana kesiapan daerah menatap agenda multi event seperti Porprov,” tegas Nazwar.
Pertemuan ini juga membedah sejumlah catatan strategis terkait peta kekuatan olahraga Lambar.
Meski cabor beladiri tercatat paling agresif perkembangannya dan menjadi ciri khas daerah, cabor unggulan lain seperti renang dan voli ditekankan harus mendapat atensi pembinaan yang berkelanjutan.
Selain urusan cabor, KONI Lambar turut menyoroti fenomena banyaknya atlet potensial asal daerah tersebut yang justru menjalani pemusatan latihan di luar Provinsi Lampung.
Hal ini diakui menjadi pekerjaan rumah (PR) besar sekaligus tantangan dalam menjaga kesinambungan regenerasi dan prestasi lokal.
Di sisi lain, pengurus menyadari bahwa peta persaingan Porprov ke depan akan semakin ketat.
Saat ini, hampir tidak ada lagi dominasi mutlak dari satu daerah tertentu dalam perolehan medali emas, sehingga tiap cabor dituntut untuk bekerja lebih keras dan terukur.
Perhatian khusus juga diarahkan pada cabor atletik.
KONI Lambar menaruh harapan besar agar nomor-nomor yang nantinya dipertandingkan di tingkat provinsi bisa dikunci dan diselaraskan dengan standar resmi Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sinkronisasi ini dinilai penting supaya parameter latihan para atlet di daerah lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan kompetisi skala nasional.
Adapun jajaran Tim II KONI Provinsi Lampung yang turun langsung dalam agenda verifikasi di Lambar ini terdiri dari Nazwar Basyuni, Rudi Antoni, SH., MH; Darwis Rauf, SH; Imam Safei, M.Or; serta Syaugi Rahim Kasim.






