Menu
Precision, Actual & Factual

PEMATANK Sikapi Kabar Viral Soal Staf Ahli Bupati Way Kanan yang Dituding Janjikan Proyek & Tetapkan Fee

  • Bagikan
Staf Ahli Bupati Way Kanan pada Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Tonis. Foto waykanankab.go.id

KIRKA.CO – Beredar kabar yang dimuat dalam pemberitaan media siber tentang adanya tudingan kepada Staf Ahli Bupati Way Kanan pada Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Tonis.

Sesuai dengan laman resmi Pemkab Way Kanan, keberadaan Tonis sebagai staf ahli benar adanya.

Tudingan yang disematkan kepada Tonis tersebut lebih spesifik terkait dengan dugaan menjanjikan paket proyek disertai pemberian uang fee.

Dilansir dari media siber yang mempublikasikan hal ini, Tonis diduga telah menjanjikan hal tadi ketika Tonis masih menjabat sebagai Sekretaris Dinas PU-PR Way Kanan. Persisnya di tahun 2019 lalu.

Tudingan tersebut diutarakan berdasarkan pengakuan seorang yang disebut berprofesi sebagai jurnalis, dan sosok itu diinisialkan sebagai US.

US bahkan disebut telah memberikan sejumlah uang kepada Tonis. Pengakuan US terkait adanya penyetoran uang tersebut, diakui oleh Tonis.

Di dalam produk jurnalistik yang dilihat KIRKA.CO, Sabtu, 26 Juni 2021 ini, Tonis mengatakan bahwa uang tersebut dimaksudkan untuk paket proyek yang dijanjikan.

Proyek yang dijanjikan oleh Tonis ini ia sebut berada di Lampung Selatan.

Untuk diketahui, kabar yang memuat keterangan US dan Tonis ini telah dipublikasikan pada Kamis lalu, 24 Juni 2021.

US juga menyebut bahwa ia memiliki bukti rekaman suara yang diduga memiliki korelasi kuat dengan hal yang berkenaan terkait iming-iming paket proyek.

Terpisah, DPP PEMATANK Lampung menyebut kabar tersebut adalah hal yang perlu diseriusi. Jika kondisi tersebut nyata-nyatanya benar dan telah diakui, hal itu dinyatakan dapat mengarah ke dalam dugaan perbuatan tindak pidana korupsi.

“Potensinya bisa mengarah ke dugaan perbuatan pidana korupsi. Sebagai bentuk komitmen PEMATANK mengawal hal seperti itu, kami menyatakan sikap untuk siap memfasilitasi jika hal tadi dibawa ke ranah hukum,” ungkap Ketua DPP PEMATANK Lampung Suadi Romli saat dihubungi KIRKA.CO, Sabtu, 26 Juni 2021.

Romli menambahkan, terlebih pengakuan US telah disebut dikuatkan dengan bukti rekaman suara.

“Meski di awal baru sekadar pengakuan, pengakuan US itu ternyata disampaikan berikut dengan rekaman suara. Kami sarankan baiknya hal ini diuji dengan membuat aduan ke lembaga penegak hukum. Bisa kemana saja, bisa ke Polri atau Kejaksaan. Juga bisa ke KPK langsung,” ujar Romli.

Terpisah, KIRKA.CO telah melayangkan permintaan tanggapan kepada Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya lewat pesan tertulis Whats App.

Sampai kabar ini dipublikasikan, pesan tersebut diketahui belum mendapat respons dari Raden Adipati Surya.

  • Bagikan