Sosok  

Miswan Rodi Ungkap Mahar Politik Untuk PKB

Miswan Rodi. Foto Istimewa

Menurut Mofaje, PKB tidak menepati perjanjian yang sebelumnya telah disepakati. Ia menyebutnya dengan kalimat bahwa telah terjadi penghianatan.

Atas kesaksian tersebut, Mustafa memberikan penjelasan lebih jauh. Menurut Mustafa, uang itu tidak sepenuhnya didapat dari menjual harta warisan saja. Tetapi didapatnya berdasarkan bantuan keluarga.

Baca Juga : KPK Ungkap Misteri Hubungan Musa dan Nunik

KIRKA.CO melakukan upaya klarifikasi dan permintaan tanggapan kepada Miswan Rodi yang juga Ketua DPC NasDem Lampung Tengah.

Pada 9 April 2021 lewat sambungan telepon dan pesan dari aplikasi Whats App, Miswan Rodi mengaminkan apa yang dipaparkan oleh Mofaje Caropeboka.

Pertama, ungkap Miswan Rodi, uang yang ada di tangan Mofaje Caropeboka tersebut benar diberikan oleh dia.

Kedua, menurut dia uang-uang tersebut benar dimaksudkan untuk peruntukan biaya mahar politik ke PKB.

Ketiga, Miswan Rodi menegaskan kembali bahwa uang tersebut disediakan atas permintaan dari yang disebutnya ‘mereka’. Namun dalam perjalanannya, terdapat pengingkaran

“Benar itu (kesaksian Mofaje Caropeboka_red). Kumpulin uang itu untuk PKB. Mereka yang minta. Sudah dikasih ternyata ingkar,” ucap Miswan Rodi.

Miswan Rodi menegaskan bahwa benar ia telah menerima pengembalian uang dari Mofaje Caropeboka senilai Rp 14 miliar.

Baca Juga : Fee Proyek Jadi Mahar, Mengalir ke Oknum Parpol

Miswan pun menjelaskan lebih jauh tentang asal muasal uang-uang dari Mustafa tersebut. Ia mempertegas ulang ucapan Mustafa dan Mofaje Caropeboka, bahwa uang-uang itu didapat dari usaha Mustafa menjual aset atau harta warisan.

Miswan Rodi mengatakan bahwa ia juga turut melakukan penambahan atas uang tersebut.

Menurut dia, perolehan uang hasil menjual aset yang dilakukan Mustafa tersebut didapat dari penjualan 2 bidang tanah berikut bangunan ditambah uang dari dirinya yang disebutnya hasil pinjaman.