Selain itu, dalam draft raperda yang diterima oleh Fraksi PKS DPRD Lampung total penyertaan modal sejumlah Rp140 miliar.
Rinciannya, BUMD PT Wisata Lampung Indah sebanyak Rp 40 miliar, BUMD PT Agro Sejahtera sejumlah Rp 25 miliar.
Kemudian, BUMD PT Trans Lampung Berjaya sejumlah Rp 25 miliar BUMD, PT Lampung Sarana Karya sejumlah Rp 25 miliar.
Selanjutnya, BUMD PT Lampung Usaha Energi sejumlah Rp25 miliar.
Baca Juga : Kurang Berkenan Data BPS, Silahkan Gubernur Lampung Ajukan Data Pembanding
“Menurut hemat kami, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, sebanyak Rp140 miliar tersebut akan lebih bijak jika dialokasikan kepada penguatan 1.369 BUMDes aktif se Provinsi Lampung,” ungkap Dia.
Sementara itu, Vittorio Dwison, anggota fraksi PKS DPRD Lampung lainnya mengakui bakal menghargai keputusan yang ada, jika 5 BUMD ini telah disetujui secara kelembagaan.
“Kalau besok disetujui kita lihat lagi apa yang bisa kita lakukan fraksi PKS,”ungkap dia.
“Kita lihat apa yang bakal fraksi PKS perankan dalam pembahasan itu,”ujar dia.






