DPRD Prihatin Pasien Anak Gangguan Jiwa Meningkat

Kirka.co
Kolase: Sekretaris Komisi V DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Rumah Sakit Jiwa Lampung, Ansyori. Foto Tama

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung Ansyori mengakui menerima 2-3 pasien anak – anak yang kecanduan game.

Hal ini merupakan salah satu efek pandemi covid-19 akibat dari belajar online atau daring.

“Jadi anak kebiasaan megang gadget, dan terbiasa main game. Akhirnya, bukannya belajar dia ketagihan main game,” kata dia.

Para orang tua mesti memahami efek-efek dari anak-anak yang sudah kecanduan game.

Baca Juga : Mirza: RSUDAM Tingkatkan Pelayanan Terbaik 

Misalnya, adanya ketergantungan dari anak-anak terhadap penggunaan gadget itu sendiri.

Kedua, emosi tidak stabil.”Mereka bisa ngamuk dan nangis kalau disuruh untuk berhenti main gadget,” ucap dia.

Ketiga, para anak-anak ini menunjukan sikap ketidakpedulian mereka terhadap lingkungan.

“Mereka ini disuruh mandi atau makan sama orang tuanya udah gak mau lagi. Karena asik bermain gadget,” ucap dia.