Hukum  

Belasan Penerimaan Gratifikasi Terjadi di Ruangan Rektor Unila yang Dilengkapi CCTV

Sidang Karomani Lanjut Hadirkan Lima Saksi
Karomani yang berstatus terdakwa penerima gratifikasi dan suap dalam korupsi Unila sedang berdialog dengan penasihat hukumnya di PN Tipikor Tanjungkarang pada 17 Januari 2023. Foto: Dokumentasi KIRKA.CO.

KIRKA – Belasan penerimaan gratifikasi terjadi di ruangan Rektor Unila yang dilengkapi CCTV telah berlangsung sepanjang tahun 2020 sampai tahun 2022.

Merujuk pada surat dakwaan yang dibacakan JPU KPK pada 10 Januari 2023 lalu, setidaknya telah tercatat 13 kali penerimaan gratifikasi oleh Rektor Unila nonaktif Karomani yang telah berlangsung di ruangan kerjanya.

Berikut daftar penerimaan gratifikasi di ruangan Rektor Unila yang didakwakan JPU KPK kepada Karomani:

1. Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2020 yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp150 juta.

2. Penerimaan setelah pengumuman SMMPTN atau SBMPTN tahun 2020 yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai SGD 10.000.

3. Penerimaan dari Ruslan Ali setelah pengumuman SMMPTN atau SBMPTN tahun 2020 yang diserahkan di ruangan Rektor senilai Rp150 juta.

Baca juga: Direktur RS Airan Raya Sediakan Rp350 Juta Usai Anaknya Lulus Fakultas Kedokteran Unila

4. Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman kelulusan SBMPTN tahun 2021 yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp400 juta.

5. Penerimaan dari Mahfud Santoso setelah pengumuman kelulusan SMMPTN tahun 2021 yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp650 juta.

6. Penerimaan dari Wayan Mustika setelah pengumuman kelulusan SBMPTN atau SMMPTN tahun 2021 yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.

7. Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.

8. Penerimaan dari Mukri melalui Mualimin setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp400 juta.

9. Penerimaan dari Ariyanto Munawar melalui Mualimin setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp100 juta.

Baca juga: KPK Siapkan Surat Panggilan Untuk Para Dekan Unila ke Pengadilan

10. Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp300 juta.

11. Penerimaan dari Dawam Rahardjo setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp60 juta.

12. Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp200 juta.

13. Penerimaan dari Muhartono melalui Mualimin setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN tahun 2021 di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.