Bakal Caleg PKB Lampung Putra-putri Terbaik dan Antikorupsi

Bakal Caleg PKB Lampung Putra-putri Terbaik dan Antikorupsi
Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, mengajukan daftar bakal caleg DPRD Provinsi Lampung kepada Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami, disaksikan Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P Panggar (dua dari kiri) di Aula KPU Lampung, Sabtu (13/5/2023). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik), mengajukan daftar bakal caleg PKB Lampung ke KPU Provinsi setempat, Sabtu (13/5/2023).

“Totalnya ada 85 bakal caleg yang menurut PKB adalah putra-putri terbaik Lampung yang layak untuk menjadi referensi pemilih,” kata Nunik di Aula KPU Lampung.

Baca Juga: Partai Ummat Lampung Ajukan 635 Bakal Caleg

Wakil Gubernur Lampung ini mengajukan 85 nama daftar bakal caleg DPRD Provinsi Lampung untuk delapan daerah pemilihan (dapil) Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.

“Kami punya tanggung jawab merekomendasikan nama putra-putri terbaik yang layak dan amanah, dan ketika nanti terpilih tidak korupsi dan tidak mengkhianati rakyat. Ini yang paling penting,” tegas dia.

Partai politik, jelas Nunik, sebagai salah satu pilar demokrasi berikhtiar menghadirkan putra-putri terbaik Lampung hasil penjaringan untuk dipilih masyarakat menjadi wakil rakyat nantinya.

“Pemilu bagian penting dari demokrasi, insyaallah, kami mengantarkan bakal caleg hasil musyawarah, skrining, dan penjaringan,” ujar dia.

Baca Juga: Parpol Baru di Lampung Kesulitan Rekrut Bakal Caleg 2024

DPW PKB Lampung mengajukan 85 daftar bakal caleg DPRD Provinsi Lampung di delapan dapil dengan komposisi keterwakilan perempuan melebihi 30 persen.

“Seluruh kuota yang ada dipenuhi, termasuk juga komposisi keterwakilan perempuan. Malah ada (dapil) yang di atas 50 persen keterwakilan perempuan,” kata Nunik di Media Center KPU Lampung usai serah terima daftar bakal caleg di Aula KPU.

Dia menuturkan bakal caleg PKB Lampung di Dapil Lampung 3 (Pesawaran, Pringsewu, dan Kota Metro) memiliki keterwakilan perempuan sebesar 55 persen.

Sementara, di tujuh dapil lainnya memiliki 30-45 persen keterwakilan perempuan

“Kami memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif di dalam Pileg 2024,” ujar Nunik.

Baca Juga: Bakal Calon DPD RI Lampung Gugat KPU

Dia menegaskan kepada kader PKB Lampung yang menjadi bakal caleg diharapkan memiliki komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Harus nyambung dengan masyarakat agar masyarakat tidak kayak beli kucing dalam karung. Menjabarkan visi misinya dengan baik di tengah masyarakat, apa yang mau dikerjakan,” kata Nunik.

“Target maksimalnya di situ, soal angka kami tidak memikirkan. Kami berikan yang terbaik, soal jumlah (perolehan kursi) semoga maksimal. Itu saja,” jelas dia.

Lembaga Saksi Pemenangan PKB Lampung, Fatikhatul Khoiriyah (Khoir), yang turut mendampingi Nunik, mengatakan ada empat perempuan yang menduduki nomor urut satu di daftar bakal caleg Pemilu 2024.

“Keberpihakan PKB Lampung pada perempuan tidak basa-basi. Salah satu buktinya adalah tidak menempatkan kader perempuan pada ‘nomor sepatu’ besar, tapi yang kecil,” kata Khoir.

Baca Juga: Farah Nuriza Amelia Optimis Menang Pileg 2024

Mantan Ketua Bawaslu Lampung ini bahkan berada di nomor urut satu untuk Dapil Lampung 5 (Way Kanan dan Lampung Utara).

Tiga bakal caleg perempuan lainnya yang berada di nomor urut satu adalah Jauharoh Haddad untuk Dapil Lampung 7 (Lampung Tengah).

Kemudian, bakal caleg Hanifah untuk Dapil Lampung 3, dan Maulida Zauroh untuk Dapil Lampung 6 (Mesuji, Tulang Bawang, Tulangbawang Barat).

Baca Juga: Fatikhatul Khoiriyah Kawal Suara PKB di Pemilu 2024