Intip Bocoran Rakerprov KONI Lampung, Rilis Maskot Porprov hingga Usulan Cabor Baru

Intip Bocoran Rakerprov KONI Lampung, Rilis Maskot Porprov hingga Usulan Cabor Baru
Pengurus KONI Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi guna mematangkan persiapan Rakerprov 2026. Pertemuan ini berfokus pada persiapan teknis Porprov, rencana peluncuran maskot resmi, hingga usulan pengesahan cabang olahraga baru. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan menjelang Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada 21 Juli 2026 di Hotel Emersia, Bandarlampung.

Agenda keorganisasian tingkat daerah kelak bukan sekadar ajang evaluasi tahunan, melainkan forum penentu arah kebijakan pembinaan atlet.

Dalam rapat koordinasi pemantapan bersama jajaran pengurus, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, memaparkan sejumlah fokus utama.

Salah satunya adalah menyoroti kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang, termasuk pematangan teknis bagi 32 cabang olahraga yang bakal dipertandingkan.

Daya tarik utama dari pertemuan pekan depan bermuara pada rencana peluncuran logo sekaligus maskot resmi Porprov Lampung.

Di samping kemeriahan visual, para peserta juga akan membahas usulan pengesahan dua anggota baru, yakni olahraga Orado dan Airsoft League Indonesia (ALTI).

Demi memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara, Taufik meminta panitia pelaksana memperkuat komunikasi lintas divisi.

Kesolidan tim internal menjadi kunci agar rumusan program berjalan sesuai target.

“Seluruh kepanitiaan harus saling berkoordinasi dengan baik agar Rakerprov dapat berlangsung sukses, tertib, dan meriah,” ucap Taufik, Selasa, 14 Juli 2026.

Senada dengan arahan sang ketua, Wakil Ketua I KONI Lampung, Margono, memandang Rakerprov sebagai ruang pelaporan kinerja sepanjang tahun berjalan.

Forum kelak sekaligus berfungsi sebagai wadah sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorlub) pusat kepada para pengurus cabang.

“Rakerprov akan menjadi forum untuk melaporkan seluruh kegiatan selama 2026 sekaligus melakukan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan.

“Tahapan Porprov dengan 32 cabang olahraga yang akan dipertandingkan juga harus menjadi pembahasan bersama,” jelas Margono.

Mengingat hari pelaksanaan tinggal menyisakan waktu enam hari, Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, mendesak tiap bidang kepanitiaan segera menuntaskan bahan paparan.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya sinergi bersama KONI Kota Bandarlampung menyangkut eksekusi seremoni peluncuran maskot.

Riagus pun mengingatkan jajarannya untuk memaksimalkan sisa waktu dan pantang menganggap remeh persiapan.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dalam pelaksanaan nanti,” tambahnya.

Menutup rangkaian gagasan, Wakil Ketua IV KONI Lampung, Chrisna Putra, menaruh harapan agar pertemuan tingkat provinsi kelak memberi porsi lebih bagi aspirasi daerah.

Menurutnya, KONI tingkat kabupaten maupun kota wajib mendapat ruang luas guna menyampaikan masukan, sehingga kebijakan yang lahir kelak benar-benar mampu mempercepat laju kemajuan olahraga prestasi di Bumi Ruwa Jurai.