Hukum  

Pimpinan PT BGR Logistik Indonesia Divre IV Lampung Diperiksa KPK

PT BGR Logistik Indonesia Divre IV Lampung
Gedung KPK. Foto: Istimewa.

KIRKA – Pimpinan PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR Logistik Indonesia Divre IV Lampung turut menjadi bagian dari Saksi Terperiksa di dalam Penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi yang ditangani KPK.

Penyidikan itu berkait dengan penyaluran Bantuan Sosial Beras atau BSB oleh Kementerian Sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang berlangsung di tahun 2020 lalu.

Adapun Pimpinan PT BGR Logistik Indonesia Divre IV Lampung yang diperiksa KPK itu ialah Frans Elia Kusuma dan Slamet Baedowi.

Frans Elia Kusuma diketahui menjabat sebagai Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divisi Regional IV Lampung periode November 2020 sampai dengan Agustus 2023.

Sementara Slamet Baedowi adalah Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divisi Regional IV Lampung periode Januari 2020 sampai Oktober 2020.

Frans Elia Kusuma diketahui terlebih dahulu diperiksa oleh KPK pada 22 Agustus 2023 lalu.

Pemeriksaan terhadap Frans Elia Kusuma diketahui dilakukan KPK bersamaan dengan pemeriksaan kepada Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divre Bandung periode Agustus 2020 sampai November 2020 Farhan Isma Putra.

Baca juga: 6 Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras Era Covid-19

Pemeriksaan terhadap Frans Elia Kusuma tersebut dikemukakan oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

Sementara pemeriksaan terhadap Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divisi Regional IV Lampung periode Januari 2020 sampai Oktober 2020 Slamet Baedowi berlangsung pada 28 Agustus 2023.

PT BGR Logistik Indonesia Divre IV Lampung

Saat petinggi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia berkunjung ke PT BGR Logistik Indonesia Divisi Regional IV Lampung pada 9 September 2021. Foto: Arsip PT BGR Logistik Indonesia.

Pemeriksaan terhadap Slamet Baedowi dilakukan KPK bersamaan dengan pemeriksaan kepada Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divre Medan periode September 2020-Desember 2020 Sumarsono.

Sejauh ini, KPK belum menjelaskan hal apa yang didalami Penyidik kepada Frans Elia Kusuma dan Slamet Baedowi.

KIRKA.CO pada 28 Agustus 2023 telah mengonfirmasi ihwal materi pemeriksaan terhadap Frans Elia Kusuma dan Slamet Baedowi kepada Ali Fikri.

Hingga artikel ini diterbitkan, Ali Fikri belum memberikan resposnya. KIRKA.CO akan segera melakukan pemutakhiran informasi apabila terdapat informasi terbaru dari KPK.

Meski begitu, pada pemeriksaan Saksi Terperiksa lainnya, KPK menyebut sedang mendalami proses pendistribusian beras di wilayah Bangka Belitung dan DKI Jakarta yang diduga terdapat manipulasi atas pendataan penerima beras.

Baca juga: Polres Lampung Tengah Pernah Hentikan Penyidikan Perkara Korupsi

Pendalaman hal tersebut dilakukan KPK ketika memeriksa Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divre Bangka Belitung periode November 2019 sampai Oktober 2020 Rifki Steovani dan Kepala dari PT BGR Logistik Indonesia Divre DKI Jakarta Sigit Pandaru.

Mengutip sejumlah pemberitaan, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan kedua saksi tadi diperiksa Penyidik pada 25 Agustus 2023 kemarin.

Kemudian pada 28 Agustus 2023, Ali Fikri mengatakan Rifki Steovani dan Sigit Pandaru hadir dan memberikan keterangan kepada Penyidik KPK.

”Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan distribusi beras di Wilayah Bangka Belitung dan DKI Jakarta disertai dugaan adanya pendataan penerima beras yang dimanipulasi,” beber Ali Fikri.

Penyidikan KPK yang membuat para pimpinan dari PT BGR Logistik Indonesia di berbagai Wilayah diperiksa tersebut menghasilkan penetapan Tersangka kepada 6 orang.

Adapun penyaluran BSB tersebut dilakukan Pemerintah dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi saat itu.

Tersangka Korupsi Penyaluran BSB Kementerian Sosial Tahun 2020

Baca juga: Daftar Kasus Korupsi di Lampung yang Diaudit BPKP

1. Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa Persero periode 2018-2021 atas nama Muhammad Kuncoro Wibowo.

2. Direktur Komersial PT Bhanda Ghara Reksa Persero periode 2018-2021 atas nama Budi Susanto.

3. Vice President Operasional PT Bhanda Ghara Reksa Persero periode 2018-2021 atas nama April Churniawan.

4. Direktur Utama Mitra Energi Persada sekaligus Tim Penasihat PT Primalayan Teknologi Persada atas nama Ivo Wongkaren.

5. Tim Penasihat PT Primalayan Teknologi Persada atas nama Roni Ramdani.

6. General Manager PT Primalayan Teknologi Persada sekaligus Direktur PT Envio Global Persada atas nama Richard Cahyanto.