APH  

KPK Nilai Tata Kelola Pelabuhan Tanjung Priok Alami Banyak Perubahan

KPK Nilai Tata Kelola Pelabuhan Tanjung Priok Alami Banyak Perubahan
Serangkaian aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Foto: Istimewa.

KIRKAKPK nilai tata kelola Pelabuhan Tanjung Priok alami banyak perubahan. Hal ini dikemukakan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK selaku Koordinator Pelaksana Stranas PK.

”Untuk Pelabuhan Tanjung Priok, sudah kelihatan perbaikannya. Dan koordinasi antar instansi sudah jauh lebih baik, di samping perbaikan sistem kepelabuhannya,” ungkap Pahala Nainggolan saat dihubungi KIRKA.CO pada 26 September 2022.

Baca juga: KPK Dilibatkan Untuk Wujudkan Pelabuhan Bersih dari Korupsi

Sebelumnya Pahala Nainggolan telah melangsungkan rapat pada 21 September 2022 kemarin di Kantor Pusat Pelindo. Kegiatan Pahala Nainggolan tersebut diarsipkan pada laman Instagram stranaspk_official.

”Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK selaku Koordinator Pelaksana Stranas PK Pahala Nainggolan meninjau perkembangan dan kendala apa saja yang dihadapi para stakeholders dalam pembenahan tata kelola di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” demikian dituliskan pada laman instagram Stranas PK itu.

Perubahan tata kelola dari para stakeholders yang dinyatakan sudah berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok itu disebutkan berdasarkan pengawalan yang dilakukan Stranas PK.

Baca juga: Risiko Suap dan Gratifikasi di Lampung Selatan Tertinggi se-Lampung Versi KPK

Berikut adalah pernyataan lengkap pada laman resmi Stranas PK (Strategi Nasional Pencegahan Korupsi) sebagai penjelasan soal wajah baru Pelabuhan Tanjung Priok pasca pembenahan tata kelola yang diinisiasi Stranas PK:

”Stranas PK terus mendorong dan mengawal aksi pemangkasan birokrasi dan peningkatan layanan di kawasan pelabuhan sejak tahun 2021. Salah satunya di Pelabuhan Tanjung Priok yang sudah mengalami banyak perubahan dalam tata kelolanya.

Di antaranya berupa implementasi Single Truck Identification Data (STID), Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (Simon TKBM) dan Aplikasi Booking Online untuk mengantisipasi dan mengurai antrian truk pengangkut di kawasan pelabuhan”.

Baca juga: Pegawai KPK Diduga Dianiaya Saat Bertugas di Sorong

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Andi Hartono mengatakan bahwa efek dari Stranas PK tersebut membuat para stakeholders menjadi bersinergi demi melakukan perubahan sesuai dengan penilaian dari KPK.

”Sudah kompak, antara kita (Pelabuhan Tanjung Priok), stakeholder dan regulator bersinergi dan kolaborasi. Semua satu frekuensi bagaimana pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok semakin baik,” ungkap Andi Hartono saat dihubungi KIRKA.CO pada 26 September 2022.