Menu
Precision, Actual & Factual

Wali Kota Tanjungbalai Divonis 2 Tahun Penjara

  • Bagikan
Kirka.co
Wali Kota Tanjung Balai nonaktif, M Syahrial. Foto: Istimewa

KIRKA – Majelis hakim pada PN Tipikor Medan menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Ia dinyatakan oleh majelis hakim terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan karena telah memberi suap Rp 1,69 miliar kepada penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju.

Baca Juga : KPK Kembali Tetapkan Walikota Tanjungbalai Jadi Tersangka

Dalam putusan tersebut, disebutkan bahwa Wakil Ketua DPR M Azis Syamsuddin mempertemukan Syahrial dengan penyidik KPK untuk menghentikan kasus jual beli jabatan.

”Perbuatan terdakwa yang merupakan Wali Kota Tanjung Balai bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang sedang giat memberantas tindak pidana korupsi,” kata Ketua Majelis Hakim pada PN Tipikor Medan As’ad Rahim Lubis saat membacakan surat putusan M Syahrial ihwal hal yang memberatkan, Senin, 20 September 2021.

Baca Juga : Sekda Tanjungbalai Juga Jadi Tersangka di KPK

”Menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda sebesar Rp 100 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar harus diganti dengan pidana selama empat bulan,” ujar As’ad Rahim Lubis lagi.

Dalam surat putusan tersebut dikemukakan pertimbangan bahwa majelis hakim menolak permohonan Justice Collaborator yang diajukan oleh M Syahrial.

Baca Juga : Surat Dakwaan Ungkap Total Suap Aziz Syamsudin

Diketahui, vonis ini lebih ringan dari tuntutan tim JPU KPK. M Syahrial awalnya dituntut tiga tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider enam bulan kurungan.

  • Bagikan