Menu
Precision, Actual & Factual

Sosok Bupati Tajir dan Miskin Asal Lampung Berdasarkan eLHKPN

  • Bagikan
Kirka.co
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dan Bupati Lampung Utara Budi Utomo. Foto Kolase Wikepedia

KIRKA.COBupati Kabupaten Way Kanan, Raden Adipati Surya, tercatat memiliki harta kekayaan yang lebih banyak dari para Kepala Daerah di Provinsi Lampung, dengan jumlah kekayaan senilai Rp25 miliar lebih.

Dari situs resmi eLHKPN milik Komisi Pemberantasan Korupsi, Bupati dua periode Kabupaten Way Kanan tersebut pada laporan harta kekayaannya di Desember 2020, tercantum dengan nilai total Rp25.235.591.877 (Dua puluh lima miliar dua ratus tiga puluh lima juta lima ratus sembilan puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah).

Jumlah harta kekayaan tersebut meningkat dari laporan harta sebelumnya pada 2015 lalu ketika hendak mencalonkan diri sebagai Bupati di periode pertamanya, dengan total yang dimiliki senilai Rp7.398.092.163 (Tujuh miliar tiga ratus sembilan puluh delapan juta sembilan puluh dua ribu seratus enam puluh tiga rupiah).

Laporan harta kekayaan Adipati tersebut bahkan melebihi nominal harta kekayaan milik Gubernur Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi, pada 2020 lalu dengan total sebanyak Rp20.214.917.699 (Dua puluh miliar dua ratus empat belas juta sembilan ratus tujuh belas ribu enam ratus sembilan puluh sembilan rupiah).

Dari penelusuran terbuka KIRKA.CO, pada eLHKPN Kepala Daerah 15 Kabupaten-Kota di Provinsi Lampung, selain Raden Adipati Surya tercatat 11 lainnya diantaranya :

1. Musa Ahmad, Bupati Kabupaten Lampung Tengah di LHKPN 2020, tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp7,4 miliar.

2. M. Dawam Rahardjo, Bupati Kabupaten Lampung Timur di LHKPN 2021, tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp6.607.303.003 (Enam miliar enam ratus tujuh juta tiga ratus tiga ribu tiga rupiah).

3. Budi Utomo, Bupati Kabupaten Lampung Utara di LHKPN 2020, tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp2.460.904.678 (Dua miliar empat ratus enam puluh juta sembilan ratus empat ribu enam ratus tujuh puluh delapan rupiah).

4. Parosil Mabsus, Bupati Kabupaten Lampung Barat di LHKPN 2020, tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp9.437.950.466 (Sembilan miliar empat ratus tiga puluh tujuh juta sembilan ratus lima puluh ribu empat ratus enam puluh enam rupiah).

5. Agus Istiqlal, Bupati Kabupaten Pesisir Barat, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp18.698.770.524 (Delapan belas miliar enam ratus sembilan puluh delapan juta tujuh ratus tujuh puluh ribu lima ratus dua puluh empat rupiah).

6. Sujadi, Bupati Kabupaten Pringsewu di LHKPN 2020, tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp9.372.517.021 (Sembilan miliar tiga ratus tujuh puluh dua juta lima ratus tujuh belas ribu dua puluh satu rupiah).

7. Dendi Ramadhona Kaligis, Bupati Kabupaten Pesawaran, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp11.558.270.800 (Sebelas miliar lima ratus lima puluh delapan juta dua ratus tujuh puluh ribu delapan ratus rupiah).

8. Winarti, Bupati Kabupaten Tulangbawang, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp11.315.979.318 (Sebelas miliar tiga ratus lima belas juta sembilan ratus tujuh puluh sembilan ribu tiga ratus delapan belas rupiah).

9. Umar Ahmad, Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp5.154.302.005 (Lima miliar seratus lima puluh empat juta tiga ratus dua ribu lima rupiah).

10. Saply TH, Bupati Kabupaten Mesuji, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp13.310.000.000 (Tiga belas miliar tiga ratus sepuluh juta rupiah).

11. Nanang Ermanto, Bupati Kabupaten Lampung Selatan, di LHKPN 2020 tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp4.485.546.552 (Empat miliar empat ratus delapan puluh lima juta lima ratus empat puluh enam ribu lima ratus lima puluh dua rupiah).

Sementara di penelusuran KIRKA.CO kali ini, tiga nama Kepala Daerah belum dapat ditemukan laporan harta kekayaannya pada situs eLHKPN KPK tersebut, antara lain yaitu milik Bupati Tanggamus, Walikota Bandar Lampung dan Walikota Metro.

  • Bagikan