Pada 13 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 2 orang saksi. Di antaranya:
1. Plt Kepala Kesbangpol Pemkab Lampung Utara, Fadly Achmad.
2. ASN Pemkab Lampung Utara, Ero Dikaro Manan.
Pada 25 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 5 orang saksi. Di antaranya:
1. Kepala BPKAD Pemkab Lampung Utara, Desyadi.
2. Pensiunan ASN yang juga saudara angkat mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, yakni Taufik Hidayat.
3. Mantan Sekretaris Inspektorat Pemkab Lampung Utara, Gunaido Uthama.
4. Pensiunan ASN Pemkab Lampung Utara, M Yamin Tohir.
5. Kontraktor atas nama Muhamad Tabroni.
Pada 26 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 2 orang saksi. Di antaranya:
1. Mantan Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo.
2. Mantan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri.
Pada 27 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 2 orang saksi. Di antaranya:
1. Mantan Kadis PU-PR Lampung Utara, Syahbudin.
2. Paman dari mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, yakni Raden Syahril.
Pada 28 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 5 orang saksi. Di antaranya:
1. Seorang ASN atas nama Bahrul Syah Alam.
2. Seorang Ibu Rumah Tangga, Desi Fitriani.
3. Bupati Lampung Utara, Budi Utomo.
4. Seorang ASN bernama Gunawan.
5. Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pemkab Lampung Utara, Dicky Pahlevi Suudi.
Pada 29 Oktober 2021, penyidik KPK mengagendakan pemanggilan kepada 8 orang saksi. Di antaranya:
1. ASN Dinas PU-PR Lampung Utara, Fria Apris Pratama.
2. Kadis PU-PR Lampung Utara, Syahrizal Adhar.
3. Seorang ASN bernama Herwan.
4. Seorang buruh harian lepas atas nama Maryadi.
5. Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Lampung Utara, Sofyan.
6. Seorang Ketua RT bernama Sofyan Suhaimi.
7. Seorang ASN bernama Trisno.
8. Seorang wiraswasta pada percetakan atas nama Hardiansyah.
9. PHL Dinas Perikanan Pemkab Lampung Utara, Didi.






