KIRKA.CO – Secangkir Kawa Untuk Kanda Mahendra Utama, merupakan sebuah judul puisi karya Singo Geni, ditulis kisaran Juni tahun 2025.
Momen kebersamaan dengan sahabat, telah menginspirasi Singo Geni melahirkan karya puisinya dengan bait-bait yang indah dan metafor yang menakjubkan
Melalui karya puisinya ini, penulis secara puitik berhasil mengungkapkan perasaan dan penghargaan atas nilai-nilai persahabatan serta tentang filosofi persahabatan.
Berikut ini, Puisi Karya Singo Geni dengan judul:
Secangkir Kawa Untuk Kanda Mahendra Utama
Karya Singo Geni
Secangkir Kawa, sahabatku Mahendra Utama,
Dalam hangatnya, Pi’il Pesenggiri menguatkan janji kita.
“Sai batin, sai muafakat!” seru kopi di teguk pertama,
Seperti aksara Kaganga, abadi di nadi jiwa.
Di bawah payung Taman Purbakala, kita berbagi cerita,
Setiap rasa kopi Lampung, gaharu beraroma madah.
“Ukhuwah fillah!” tawa kita bergema,
Layar Agung jiwa, mengarungi samudra cinta.
Kau adalah “Nemui Nyimah” di kala hati sepi,
Peneduh laksana Siger di mahkota bumi.
“Al-Imanu nishfun fis shobri…”(Iman separuhnya kesabaran),
Hadirmu mengajarku makna ketulusan.
Mari teguk Kawa ini bersama, Ukhti!
Dalam diam, Siger Subing berdentang doa:
“Allahumma barik lana fi ukhuwatina…”
(Ya Allah, berkahilah persahabatan kami…)
Persahabatan kita ibarat Way Semangka,
Mengalir deras, menghidupi tanah Ulun Lampung.
Tak lekang waktu, sejati bagai Dalil Naqli:
“Al-mu’minu mir’atul mu’min” (HR. Muslim)
(Mukmin adalah cermin bagi Mukmin lainnya).
Kawa dan Kanda, dua ruh dalam satu cawan,
Abadi laksana filosofi hidup Sai Batin:
“Hidup bagai sungai, mengalir dalam ikhlas dan ikrar Illahi.”
Demikianlah postingan puisi yang redaksi kirka.co suguhkan untuk para khalayak pembaca. Semoga karya puisi di atas bermanfaat dan memberikan inspirasi. Sekian dan terima kasih. (*)






