Hukum  

Mahfud Santoso Ngaku Punya 30 Lebih Calon Mahasiswa Unila Titipan, 10 Untuk Fakultas Kedokteran

Calon Mahasiswa Unila Titipan
Mahfud Santoso. Foto: Istimewa.

Baca juga: Mahfud Santoso Adalah Saksi Penting Korupsi Unila

Edi: Nah caranya ini gimana? Bapak ini kan Smart Insani nih bagus. Terus ternyata dalam rekomendasi yang bapak usulkan agar lulus itu, gimana bisa menampung yang bukan dari Smart Insani?

Mahfud: Jadi gini pak hakim yang mulia. Saya prinsip hidup itu membantu orang yang sangat membutuhkan…

Lingga Setiawan: Jawab aja pertanyaannya bapak. Bapak bukan untuk pidato di sini! Jawab pertanyaannya.

Edi: Ya maksud saya, kenapa bisa bukan lulusan Smart Insani bapak juga tampung, kemudian bapak teruskan ke beliau [Karomani] gitu…

Lingga: Naaah, itu poinnya.

Mahfud: Karena niat saya membantu, dan nilainya bagus.

Edi: Jadi berarti, bapak sebelum membuat daftar-daftar untuk diteruskan ke pak rektor ini, bapak sudah ada deal-deal dulu atau bagaimana?

Mahfud: Dulu awalnya begitu. Setelah rutin, ya kami tinggal WA-WA aja. Tapi tidak semua yang lulus. Hanya 50 persen.

Edi: Yang untuk tahun 2023 ini ada berapa yang sudah mendaftar?

Mahfud: Terdaftar 30 lebih.

Baca juga: KPK Periksa Ketua Dewan Pendidikan Lampung Tengah Mahfud Santoso

Edi: Yang tahun 2023?

Mahfud: Iya, iya.

Edi: Yang tahun 2023?

Mahfud: Iya, iya..

Edi: Yang akan direkomendasikan lulus di Unila?

Mahfud: Iya, yang sudah lulus di 2022. Yang 2023 belum…

Edi: Pertanyaan saya yang 2023 ini…

Mahfud: Ohhh 2023 belum..

Edi: Kenapa belum?

Mahfud: Karena belum ujian…