KIRKA – Lampung Democracy Studies hadiri pertemuan ADN Bali yang akan berlangsung pada 7-8 November 2022.
Asia Democracy Network (ADN) atau Jaringan Demokrasi Asia merupakan organisasi regional yang beranggotakan 300 kelompok masyarakat yang bergerak memajukan demokratisasi pemerintahan di Asia.
Founder Lampung Democracy Studies, Fatikhatul Khoiriyah, menyampaikan ADN yang beranggotakan 40 negara se-Asia akan bertemu di Bali.
“Alhamdulillah bisa menjadi bagian dari ADN. agenda ini penting untuk dapat melihat lebih luas problem demokrasi hari ini,” kata dia dalam keterangannya, Minggu, 6 November 2022.
Baca Juga: Lampung Democracy Studies Eksistensi Fatikhatul Khoiriyah di Kepemiluan
Fatikhatul Khoiriyah akan didampingi Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan Lampung Democracy Studies, Yan Barusal.
“Kita sudah menyiapkan hasil riset dan analisis kawan-kawan LDS mengenai problem yang ada di Lampung,” ujar Fatikhatul Khoiriyah.
Seperti demokrasi dan agama, demokrasi dan ekonomi, demokrasi dan politik, demokrasi dan lingkungan, serta hukum dan HAM.
“Selain itu, pertemuan ADN di Bali juga upaya untuk meningkatkan kapasitas Lampung Democracy Studies,” kata dia.
Lampung Democracy Studies untuk kali pertama mewakili Provinsi Lampung dalam pertemuan internasional bersama jejaring ADN di Bali.
Yan Barusal menambahkan bahwa kegiatan bersama Asia Democracy Network (ADN) di Bali merupakan terobosan bagi Lampung Democracy Studies.






