Menu
Precision, Actual & Factual

Kejari Bandar Lampung Tunjuk Empat Jaksa dalam Perkara Hoax Pantai Queen Artha

  • Bagikan
Gedung Kejaksaan Negeri Lampung. Foto Istimewa

KIRKA.COKejaksaan Negeri Bandar Lampung menerima pelimpahan berkas perkara tahap dua pencemaran nama baik dan hoax berkaitan dengan Pantai Queen Artha SHM 13 dan 14, dari Penyidik ke Jaksa Penuntut atas nama terdakwa Amrullah, empat Jaksa pun ditunjuk untuk penanganan perkara ini di persidangan.

Kejari Bandar Lampung melalui Kepala Seksi Intelijen, Erik Yudistira, saat dihubungi melalui pesan Whatsapp menerangkan pelimpahan berkas tahap dua tersebut telah dilaksanakan pada Senin siang kemarin 07 Juni 2021, dengan sangkaan perbuatan Pasal 45 Ayat (3) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Ia benar berkas perkara terkait Pantai Queen Artha telah dilaksanakan tahap dua dari Penyidik Polda ke Jaksa Penuntut senin kemarin,” ungkap Erik.

Sementara saat ditanyai terkait status penahanan tersangka, Erik menerangkan bahwa pihaknya tidak melaksanakan penahanan terhadap Amrullah, dengan alasan karena hal yang serupa juga dilakukan oleh tim Penyidik Polda Lampung.

“Ya memang tidak ditahan, karena di penyidik kepolisian juga tidak dilakukan penahanan,” jelasnya.

Diketahui awal mulai ramainya perkara ITE tersebut bermula ketika Tersangka membuat pernyataan di salah satu media yang mengaitkan pembeli Donny Leimana selaku pembeli Pantai Queen Artha dengan tempat wisata bernama Jatim Park.

Ia juga mengatakan terkait harga NJOP tanah Pantai Queen Artha yang tidak sesuai dengan fakta, sehingga adanya penerbitan sita jaminan Pantai Queen Artha SHM 13 dan 14 oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang dalam penetapan Sita Eksekusi Nomor 09/eks/2009PN.TK.

Yang pada akhirnya diklaim bahwa sita eksekusi tersebut tidak pernah ada, sehingga pernyataan di media itu menjadi dasar laporan Donny Leimana ke Mapolda Lampung.

Sementara itu usai pelaksanaan pelimpahan berkas tahap dua, Kejaksaan Negeri Bandar Lampung juga telah menunjuk empat Jaksa sebagai Penuntut di perkara ini diantaranya I Wayan Suhardi, Sabi’in, Samsi Thalib dan Joni Tri Mardianto.

  • Bagikan