KIRKA – Kadis PPKB Tulangbawang Barat Tersangka korupsi BOKB 2021-2022. Nurmansyah disangka merugikan negara senilai Rp1,1 miliar.
Baca Juga: Korupsi Dana Desa Braja Sakti Lampung Timur Segera Sidang
Senin 18 September 2023, Kejaksaan Negeri Tulangbawang Barat resmi menetapkan Nurmansyah sebagai Tersangka dugaan korupsi pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Terhadap anggaran Bantuan Operasional Keluarga Berencana, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus di Tahun Anggaran 2021 dan 2022. Dengan modus tak merealisasikan sejumlah dana anggaran, untuk kepentingan pribadi.
Dimana dari Rp3.685.266.100 (Tiga Miliar Enam Ratus Delapan Puluh Lima Juta Dua Ratus Enam Puluh Enam Ribu Seratus Rupiah) yang diterima pada Tahun Anggaran 2021.
Diserap oleh Dinas, sebesar Rp2.247.155.100 (Dua Miliar Dua Ratus Empat Puluh Tujuh Juta Seratus Lima Puluh Lima Ribu Seratus Rupiah).
Dengan jumlah yang direalisasikan senilai Rp1.691.616.487 (Satu Miliar Enam Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Enam Ratus Enam Belas Ribu Empat Ratus Delapan Puluh Tujuh Rupiah).
Sehingga terdapat dana sisa dari anggaran yang diserap tersebut, sebanyak Rp555.538.613 (Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Enam Ratus Tiga Belas Rupiah).
Dan di Tahun Anggaran 2022, disebut Dinas PPKB menerima sebesar Rp3.235.549.000 (Tiga Miliar Dua Ratus Tiga Puluh Lima Juta Lima Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah).
Diserap sebanyak Rp2.992.302.000 (Dua Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Tiga Ratus Dua Ribu Rupiah), terealisasi Rp2.498.337.944 (Dua Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Rupiah).
Sehingga pada Tahun Anggaran 2022 itu, didapati sisa anggaran sejumlah Rp493.964.056 (Empat Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Empat Ribu Lima Puluh Enam Rupiah).
“Seluruh anggaran disimpan oleh Tersangka Nurmansyah, di rekening pribadinya. Sisa di Tahun Anggaran 2021 dan 2022 tidak direalisasikan untuk kegiatan dan tidak ada Laporan Pertanggung Jawabannya,” jelas Kasie Pidsus Kejari Tulangbawang Barat, Riski Fani Ardiansyah.






