Menu
Precision, Actual & Factual

Hakim dan Jaksa Gadungan Sukses Perdaya Istri Narapidana

  • Bagikan
Kirka.co
Tangkapan Layar SIPP PN Gunung Sugih Terkait Perkara Penipuan Dengan Modus Menyamar Sebagai Hakim dan Jaksa. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Dua pria yang mengaku sebagai Aparat Penegak Hukum dan mampu memutus bebas seorang penyalahguna narkotika, sukses menipu korbannya yang tengah panik lantaran anak dan suaminya masuk penjara, hingga terperdaya dan bersedia membayar puluhan juta rupiah.

Keduanya bernama Pandu Wiratama dan Apriadi, mereka mengaku kepada korban berinisial SA sebagai Hakim dan Jaksa Penuntut  yang dikenalkan kepada korban oleh seorang bernama Sri Winarni sekitar Agustus 2019 lalu.

Usai pertemuan itu, Apriadi yang diketahui kini berstatus buronan pihak Kepolisian, menghubungi SA dan meminta uang sejumlah Rp15 juta dengan iming-iming akan memberikan vonis bebas anak dan suaminya dari jeratan hukum.

Terperdaya dengan janji yang diucapkan Apriadi, SA pun langsung mentransfer uang yang diminta kedua penipu tersebut, setelahnya tak berselang lama Apriadi dan Pandu Wiratama kembali meminta uang sejumlah Rp10 juta, dan lagi-lagi dengan mudah korban memberikannya.

Beberapa hari kemudian, Apriadi yang mengaku sebagai Jaksa dengan nama Ria, kembali menghubungi SA dengan alasan Hakim yang memegang perkara suaminya meminta uang kembali sejumlah Rp30 juta, namun saat itu korban tak percaya dan meminta nomor sang Hakim untuk dihubunginya sendiri.

Tak habis akal, sang Jaksa gadungan pun memberikan nomor telepon Pandu Wiratama kepada korban dengan mengaku sebagai Hakim dengan nama Agung dan taktik itupun berhasil yang pada akhirnya SA mentransfer uang namun hanya sanggup dengan nominal Rp25 juta.

Beberapa waktu kemudian, korban pun kembali memberikan uang kepada Apriadi sejumlah Rp3 juta, ketika dirinya menjenguk suami di Lembaga Pemasyarakatan Buyut Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, sehingga total kerugian yang diderita SA sebanyak Rp53 juta.

Diketahui saat terjadinya tindak pidana penipuan tersebut, Pandu Wiratama tengah menjalani masa tahanannya di Lapas Gunungsugih dalam perkara pencurian dan oleh karena peristiwa penipuan ini residivis yang telah dua kali masuk penjara tersebut, kembali harus divonis oleh Hakim dengan putusan penjara selama 2 tahun dan 6 bulan.

  • Bagikan