Kirka – Peringatan satu tahun masa jabatan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela di Provinsi Lampung ditandai dengan langkah nyata di lapangan.
Pasangan kepala daerah tersebut mengeksekusi perbaikan jalan provinsi lintas kabupaten secara serentak, hingga berhasil meredam berbagai kabar bohong di media sosial.
Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, memandang pergerakan masif pemerintah provinsi sebagai jawaban telak atas keraguan publik.
Menurutnya, pembenahan infrastruktur dari Lampung Selatan, Lampung Tengah, hingga Waykanan berjalan cepat tanpa harus tersendat urusan birokrasi berbelit.
“Mirza dan Jihan membuktikan kerja keras mereka.
“Sewaktu aspal mulai menghitam dan alat berat beroperasi bersamaan di berbagai titik, otomatis tudingan miring bahwa mereka gagal menepati janji kampanye langsung terbantahkan,” ujar Mahendra, Kamis, 9 April 2026.
Mahendra mengamati gaya kepemimpinan sang gubernur dan wakilnya sangat terbuka terhadap masukan warga.
Segala keluhan terkait masalah drainase sampai alokasi anggaran daerah selalu ditampung serta ditindaklanjuti.
Namun, ketika suara sumbang berubah wujud menjadi penyebaran kabar palsu, perlawanan terbaik yang ditunjukkan pemerintah daerah adalah lewat wujud fisik pembangunan.
Fakta di lapangan membuat para penyebar hoaks kehilangan panggung.
“Mereka yang tadinya terus menyudutkan pemerintah sekarang memilih diam.
“Bukan lantaran kehabisan argumen, melainkan berhadapan dengan bukti fisik yang tidak bisa dibantah,” tegasnya.
Bagi Mahendra, pembuktian lewat kerja nyata jauh lebih bernilai ketimbang melayani perdebatan di dunia maya.
Perbaikan jalan secara serentak tersebut langsung membawa dampak positif bagi kelancaran mobilitas warga sekaligus memutar roda ekonomi melalui program DesaKu Maju.
“Langkah pemerintah provinsi patut menjadi contoh.
“Kepala daerah pantang mundur oleh cibiran, melainkan harus takut apabila gagal mewujudkan janjinya kepada masyarakat,” kata Mahendra menutup penjelasannya.






