Bersiap! Turnamen Domino Lintas Generasi di Lampung Segera Bergulir

Bersiap! Turnamen Domino Lintas Generasi di Lampung Segera Bergulir
Pengprov ORADO Lampung bersiap menggelar kompetisi untuk kelas senior dan junior pada Juni mendatang di Taman Santap Rumah Kayu guna menjaring bibit atlet potensial. Foto: Arsip Istimewa/Kirka/I

Kirka – Pengurus Provinsi Organisasi Olahraga Domino (ORADO) Lampung tengah mematangkan persiapan Turnamen Domino Lampung yang dijadwalkan bergulir pada Juni 2026.

Kompetisi asah otak ini akan melombakan dua kategori utama, yakni kelas senior dan junior, bertempat di Taman Santap Rumah Kayu, Bandarlampung.

Ketua ORADO Lampung, Budhi Darmawan, menegaskan kejuaraan tidak sebatas ajang mencari pemenang.

Target utamanya adalah menjaring bibit atlet potensial di daerah.

Lewat turnamen resmi, ajang tersebut sekaligus menjadi medium silaturahmi bagi para penggiat olahraga ketangkasan susun balok tersebut.

“Kami siapkan ruang bagi pecinta domino dari lintas generasi untuk berkompetisi secara terukur dan sehat.

“Tujuan besarnya, olahraga ini makin diminati masyarakat luas dan perlahan naik kelas ke level profesional,” kata Budhi Darmawan pada Selasa, 28 April 2026.

Panitia sengaja membuka kelas khusus junior demi menjamin roda regenerasi atlet berjalan berkesinambungan.

Pemain-pemain muda dinilai sangat membutuhkan wadah pembinaan serta jam terbang bertanding sejak dini.

Pengalaman itu menjadi modal penting agar mereka siap berlaga membawa nama daerah di kancah nasional.

Langkah strategis ORADO Lampung juga selaras dengan upaya mengubah wajah domino di Tanah Air.

Menilik sejarahnya, domino memiliki rekam jejak yang sangat panjang.

Berbagai literatur menyebutkan permainan ini lahir di Tiongkok pada masa Dinasti Song sekitar abad ke-12, berawal dari evolusi permainan dadu.

Domino kemudian merambah daratan Eropa, khususnya Italia, pada abad ke-18 dan berkembang menjadi format balok modern seperti yang dikenal sekarang.

Di Indonesia, domino sudah lama menyatu dengan tradisi komunal akar rumput.

Permainan sangat lekat dengan suasana keakraban warga, sering dimainkan di pos keamanan keliling (poskamling), acara hajatan, hingga warung kopi.

Namun perlahan, statusnya bergeser secara global.

Dunia internasional kini mengakui domino sebagai kategori mind sport atau olahraga otak.

Layaknya catur atau bridge, permainan domino pada level kompetitif menuntut daya analitis tinggi, kemampuan kalkulasi peluang matematis, memori yang kuat, hingga ketahanan mental untuk membaca strategi lawan.

Melalui kampanye #DominoNaikKelas, Pengprov ORADO Lampung berkomitmen penuh mengikis stigma negatif di masyarakat.

Mereka ingin mengembalikan marwah domino murni sebagai cabang olahraga prestasi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Terkait pelaksanaan teknis, panitia penyelenggara akan segera merilis petunjuk pelaksanaan dan detail jadwal pendaftaran secara rinci.

Masyarakat yang berminat diminta mulai melatih ketajaman strategi untuk menyemarakkan kejuaraan ini.