KIRKA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo konsisten unggul sebagai Capres 2024 dalam berbagai hasil survei nasional.
Dari hasil riset yang dilakukan, elektabilitas Ganjar Pranowo selalu menempati posisi teratas.
Mulai dari survei nasional Charta Politika periode 29 November – 6 Desember 2021, Indikator Politik periode 14-19 April 2022, Poltracking Indonesia periode 16-22 Mei 2022.
Pun hasil riset lembaga survei daerah Lampung, Rakata Institute periode 1-5 Agustus 2022, menyebutkan nama Ganjar Pranowo menjadi figur kuat pada Pilpres 2024 di Kota Bandar Lampung.
Baca Juga: PDIP Lampung Diminta Gotong Royong Jual Nama Puan Maharani
Update terbaru survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) periode 5-13 Agustus 2022, semakin mengukuhkan popularitas Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.
Survei yang dilakukan SMRC pada 5-13 Agustus 2022 menyasar 1.220 responden pemilih di 34 provinsi se-Indonesia yang dipilih secara acak.
Responden yang dapat diwawancarai tatap muka secara valid sebesar 1.053 atau 86 persen.
“Sebanyak 1.053 responden ini yang dianalisis,” kata Pendiri SMRC, Saiful Mujani, dalam laporan analisisnya yang dirilis pada 22 Agustus 2022.
Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).
Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).
Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.
“Dukungan kepada Ganjar Pranowo semakin kuat, makin meninggalkan lawan-lawannya. Sementara dukungan untuk Prabowo Subianto melemah, Anies Baswedan sedikit menguat tapi masih di bawah Prabowo.”
Saiful Mujani dalam kesimpulan penelitiannya menyebutkan elektabilitas kader PDI Perjuangan tersebut meningkat, lebih disukai dibandingkan Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
“Dan cenderung naik dengan berpindahnya pendukung Jokowi pada Ganjar seiring kedekatan Ganjar dengan Jokowi yang semakin terlihat,” kata dia.
Kalau calon presiden harus petinggi partai, lanjut Saiful Mujani, Prabowo Subianto hampir dipastikan akan menang.
“Selain Prabowo, petinggi partai lain, yakni Puan atau Airlangga, terlalu rendah untuk bersaing. Peluang Anies kurang bila Ganjar dan Prabowo maju,” ujar dia.
Figur Ganjar Pranowo semakin menguat sebagai Capres 2024.
Dari Maret 2021 ke Agustus 2022 awareness Ganjar naik dari 54 persen menjadi 71 persen, sementara awareness Anies hanya naik sedikit dari 81 persen menjadi 85 persen.
Dan hampir semua pemilih sudah tahu Prabowo sebesar 96 persen. Yang tahu Puan sekitar 67 persen dan yang tahu Airlangga baru 38 persen.
Pada periode yang sama, Ganjar Pranowo konsisten sebagai sosok yang lebih positif disukai dari tokoh lainnya.
Dalam survei terakhir di Agustus 2022 kesukaan responden pada Gubernur Jawa Tengah tersebut sebesar 83 persen.
Lebih baik dari Prabowo Subianto yang 71 persen, Anies Baswedan 74 persen, Airlangga Hartarto 61 persen, dan Puan Maharani 44 persen.
Dari tokoh-tokoh nasional yang disurvei oleh SMRC, dukungan kepada Ganjar Pranowo konsisten unggul sebagai Capres 2024, baik pada Simulasi Pilihan Semi Terbuka 43 Nama, Simulasi Pilihan Tertutup 11 Nama, dan Simulasi Pilihan Tertutup 5 hingga 3 nama.
Tren Top of Mind survei nasional SMRC menemukan sebanyak 17.6 persen responden spontan mengatakan memilih Ganjar Pranowo jika pemilihan presiden dilangsungkan hari ini.
Sementara pemilih Prabowo Subianto sebesar 12.6 persen, Joko Widodo 12.5 persen, Anies Baswedan 9.1 persen, Ridwan Kamil 4.3 persen, dan calon-calon lain di bawah 2 persen.
“Dalam jawaban spontan, sekitar 32.4 persen warga belum tahu calon presiden yang mau dipilih,” kata Saiful Mujani.
Simulasi Pilihan Semi Terbuka 43 Nama
Dalam format pertanyaan semi terbuka 43 nama, Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan terbanyak 25.5 persen, disusul Prabowo 16.7 persen, Anies Baswedan 14.4 persen, Ridwan Kamil 6 persen, AHY 3.8 persen, dan nama-nama lain di bawah 3 persen. Yang belum tahu 15.1 persen.
Simulasi Pilihan Tertutup 11 Nama
Dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 11 nama, Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan terbanyak 27.1 persen, disusul Prabowo Subianto 19 persen, Anies Baswedan 15.6 persen, Ridwan Kamil 8.5 persen, AHY 3.5 persen, dan nama-nama lain di bawah 3 persen. Yang belum tahu 15.3 persen.
Simulasi Pilihan Tertutup 5 Hingga 3 Nama
Dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 5 nama, Ganjar Pranowo konsisten unggul sebagai Capres 2024 dengan mendapatkan dukungan terbanyak 30.1 persen,
Kemudian disusul Prabowo 27.7 persen, Anies Baswedan 20.7 persen, Puan Maharani 4 persen, dan Airlangga Hartarto 1.3 persen. Yang belum tahu 16.2 persen.
Saiful Mujani menyebutkan dari Desember 2021 ke Agustus 2022 dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 5 nama, dukungan kepada Ganjar Pranowo cenderung naik dari 26.4 persen menjadi 30.1 persen, Prabowo Subianto cenderung turun dari 30.9 persen.
Sedangkan Anies Baswedan, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto stagnan.






