Menu
Precision, Actual & Factual

Eks Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto Digugat Achmad Sobrie Ganti Rugi Rp2 Miliar

  • Bagikan
Kirka.co
Mantan Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto. Foto Dok Website Pemkab Lampung Tengah

KIRKA.CO – Seorang bernama Achmad Sobrie yang diketahui pernah berdinas pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Tengah, melayangkan permohonan gugatannya terhadap mantan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, dalam klasifikasi perkara perbuatan melawan hukum.

Gugatan tersebut didaftarkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang pada Kamis 8 Juli 2021 kemarin oleh Achmad Sobrie yang dikuasakan kepada M. Yaman selaku kuasa hukumnya, dengan Nomor Perkara 106/Pdt.G/2021/PN Tjk, atas nama tergugat satu yakni Abul Awaali, dan tergugat dua atas nama Loekman Djoyosoemarto.

Kirka.co
Tangkapan Layar SIPP PN Tanjungkarang Terkait Gugatan Perdata Achmad Sobrie Kepada Mantan Bupati Kabupaten Lampung Tengah. Foto Eka Putra

Pada data umum yang tertera di Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Tanjungkarang, terlihat beberapa poin pokok permohonan gugatan diantaranya :

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan sah dan berharga semua alat bukti yang diajukan Penggugat dalam perkara ini.

3. Menyatakan bahwa Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan Perbuatan melawan hukum.

4. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar kerugian Penggugat sejumlah Rp2.000.000.000. (Dua milyar rupiah) tanggung renteng secara tunai, seketika, tanpa syarat dan sekaligus.

5. Melakukan dan meletakkan sita jaminan
terhadap harta kekayaan milik Tergugat I berupa satu bidang tanah beserta bangunan yang ada diatasnya yang terletak di Jalan Krakatau No.10 RT. 026 RW.08 Kelurahan Talang Kecamatan Telukbetung Selatan Kota Bandar Lampung dan terhadap harta kekayaan milik Tergugat II berupa satu bidang tanah beserta bangunan yang ada diatasnya yang terletak di Jalan Cendana No.55 RT. 07 LK. 2 Kelurahan Tanjung Seneng Kecamatan Tanjung Seneng Kota Bandar Lampung, sebagai jaminan bila Tergugat belum dan atau tidak membayar kerugian Penggugat sejumlah Rp2.000.000.000. (Dua milyar rupiah).

6. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp1.000.000 (Satu juta rupiah rupiah) setiap hari bila Tergugat lalai melaksanakan isi putusan perkara ini terhitung sejak putusan berkekuatan hukum tetap.

7. Membebankan biaya perkara ini kepada Tergugat I dan Tergugat II menurut hukum yang berlaku.

8. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun ada perlawanan Banding, Kasasi, maupun Verzet.

Persidangan dari perkara gugatan tersebut, rencananya dijadwalkan akan digelar pada Rabu 21 Juli 2021 dengan agenda sidang pertama, yang akan dilaksanakan di ruang sidang R. Soebekti gedung PN Tanjungkarang pukul 9 pagi.

  • Bagikan