Menu
Precision, Actual & Factual

Dianggap Blunder Terkait Covid-19 di Lampung, Tolong Gubernur Evaluasi Edarwan

  • Bagikan
Edarwan. Foto Istimewa

KIRKA.COKepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung Edarwan dianggap telah gagal memahami kondisi Covid-19 di Provinsi Lampung.

Alasannya karena telah sempat menyatakan lokasi wisata dan tempat hiburan dapat beroperasi pada Hari Raya Idul Fitri 1442H ini.

Hal ini diutarakan Ketua DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pergerakan Masyarakat Analisis Kebijakan (Pematank) Suadi Romli saat dihubungi KIRKA.CO, Senin, 10 Mei 2021.

Menurut Suadi Romli, Edarwan tidak bijak mengeluarkan pernyataan sebab di sisi lain Kadis Kesehatan Lampung Reihana sedang bersusah payah menekan penyebaran Covid-19.

“Kita anggap pernyataan itu blunder. Baiknya Gubernur memulangkan Edarwan kembali ke jabatan asalnya. Padahal Lampung sedang tinggi penyebaran Covid-19 dari data Kementerian Kesehatan,” ujar Romli panggilan akrabnya.

Diketahui, pernyataan Edarwan kendati belum dinyatakan secara resmi oleh Pemprov Lampung telah ditimpali oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Arinal Djunaidi baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang menyatakan lokasi wisata dan tempat hiburan diminta untuk tidak beroperasi selama libur Idul Fitri.

Melihat SE itu, Romli menyatakan hal itu merupakan bantahan secara langsung dari gubernur terhadap pernyataan Edarwan.

“Harusnya Edarwan tahu posisi dia sebagai orang nomor satu di urusan pariwisata. Dia tak mestinya mengeluarkan pernyataan begitu. Pikiran publik sedang berkecamuk soal Covid 19 dan tiba-tiba Edarwan berkata begitu. Desakan kami jelas, tolong kepada Gubernur, evaluasi Edarwan,” tegas Romli.

  • Bagikan