Kirka – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung memastikan sejumlah kampus di Bandarlampung bakal menjadi arena tanding alternatif Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Tahun 2026.
Kesepakatan awal terwujud usai jajaran pengurus merampungkan audiensi ke Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dan Universitas Bandar Lampung (UBL), Selasa, 15 September 2026.
Rombongan olahraga yang dipimpin Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, langsung mendapat lampu hijau dari Rektor UTI Dr. H. M. Nasrullah Yusuf.
Pihak rektorat bersedia meminjamkan fasilitas untuk dua cabang olahraga, dengan pencak silat masuk sebagai salah satu kandidat utama.
Kondisi sedikit berbeda didapati saat tim bergeser menemui Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman.
Meski kampus mendukung penuh pesta olahraga daerah, pemakaian gedung rupanya terikat kalender sewa masyarakat umum.
Alhasil, panitia harus jeli menyusun jadwal tanding.
“Kita akan sesuaikan jadwal yang tersedia, yaitu tanggal 23, 24, 25, dan 26 November.
“Nanti dicari cabang olahraga apa yang paling memungkinkan bertanding pada rentang waktu itu,” ujar Taufik membeberkan hasil pertemuan.
Mengingat waktu sewa sangat terbatas, fasilitas UBL bakal diprioritaskan bagi cabang olahraga tanpa peralatan rumit.
Langkah antisipasi diambil demi mempercepat proses bongkar pasang arena agar tidak mengganggu aktivitas penyewa lain atau rutinitas perkuliahan.
Bukan sekadar urusan pinjam meminjam tempat, panitia juga membidik efek ganda dari masuknya Porprov ke lingkungan akademis.
Mahasiswa dan dosen berlatar belakang pendidikan olahraga punya ruang merapat ke dalam barisan kepanitiaan teknis.
Di luar arena, penyelenggara siap membuka lapak khusus bagi pelaku UMKM agar bisa meraup untung dari keramaian atlet maupun penonton.
Sebagai bentuk tanggung jawab, KONI berjanji membereskan seluruh kebutuhan operasional secara mandiri.
Beban penambahan tenaga kebersihan, penjagaan keamanan, hingga jaminan pasokan listrik lewat mesin genset sudah masuk dalam daftar tanggungan panitia.
Langkah berburu arena belum berhenti. Taufik menyatakan safari koordinasi segera berlanjut ke Universitas Lampung (Unila), Institut Teknologi Sumatera (Itera), serta Universitas Malahayati.
Turut hadir mendampingi Taufik dalam kunjungan perdana kemarin, yakni Wakil Ketua Umum IV A. Chrisna Putra, Wakil Kepala Sekretariat Hamzah, serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Edarwan.






