Kirka – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten menyambangi Lampung pada Rabu, 29 April 2026.
Kunjungan kerja rombongan Banten bertujuan mematangkan langkah kolaborasi sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.
Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, menyambut baik kedatangan koleganya dan langsung mengusulkan pembentukan Forum Bersama.
Wadah komunikasi lintas provinsi ditargetkan mampu menyelaraskan langkah teknis persiapan pesta olahraga nasional terakbar.
“Kita ingin antara Lampung dan Banten punya frekuensi dan kesiapan yang sama.
“Forum bersama akan memastikan semua persiapan, baik di Lampung maupun Banten, menjadi satu kesatuan utuh,” ujar Taufik Hidayat.
Ketua KONI Banten, Agus Rasid, menyepakati pentingnya kekompakan antar penyelenggara.
Format dua tuan rumah menuntut tingkat koordinasi yang jauh lebih intensif dibandingkan format penyelenggaraan tunggal.
“Kedatangan kami dalam rangka membangun komunikasi antara Banten dan Lampung untuk perhelatan PON 2032.
“Tujuannya satu, harus sukses bersama. Jika Lampung sukses, Banten sukses, begitu juga sebaliknya,” ucap Agus Rasid.
Sebelumnya, tim verifikasi KONI Pusat telah mengecek kelayakan sarana olahraga di dua wilayah.
Hasil penilaian resmi menyatakan dua provinsi tetangga memenuhi syarat kelayakan menjadi penyelenggara.
Pada pertemuan, delegasi Banten memuji tingginya geliat olahraga di Lampung.
Fasilitas gelanggang olahraga hingga lapangan sepak bola di sekitar kantor KONI Lampung dinilai sangat aktif menampung kegiatan masyarakat sehari-hari.
Saling apresiasi berlanjut saat Banten memaparkan keunggulan wilayahnya.
Wilayah ujung barat Pulau Jawa memiliki Banten International Stadium serta dukungan aksesibilitas geografis yang dekat dengan ibu kota negara.
Sinergi dua provinsi diharapkan melahirkan standar baru penyelenggaraan PON.
Keduanya menargetkan perhelatan bisa mewariskan infrastruktur olahraga bermutu bagi pembinaan atlet jangka panjang.






