KIRKA – AJI Indonesia rilis Indeks Keselamatan Jurnalis 2022 pada Minggu, 6 November 2022.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menerbitkan laporan berjudul Indeks Keselamatan Jurnalis 2022.
“Jurnalis di Indonesia belum aman dan perlu mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan,” seperti dikutip dari laman resmi AJI Indonesia.
Dalam laporannya, AJI Indonesia menyebutkan setiap tahun selalu ada jurnalis yang mengalami kekerasan.
Kasus kekerasan fisik paling mutakhir menimpa jurnalis majalah Tempo di Surabaya, Nurhadi.
“Sedangkan kekerasan digital terhadap jurnalis paling menonjol terjadi pada akhir September 2022,” demikian rilis AJI Indonesia.
Baca Juga: Dewan Pers Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo
Menurut AJI Indonesia, kekerasan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.
Namun, terkadang kurangnya pengetahuan jurnalis dan minimnya perlindungan perusahaan ikut menyumbang terjadinya kekerasan.






