Mencari Anggota Parpol di Bandar Lampung Bak di Hutan Belantara

Mencari Anggota Parpol di Bandar Lampung Bak di Hutan Belantara
Anggota KPU Bandar Lampung, Ika Kartika, menjelaskan kedatangan Tim Verifikasi kepada warga yang diverifikasi faktual di Kelurahan Sukamaju, Telukbetung Timur, Selasa (1/11). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Petugas Verifikator dan Tim Pengawas Verifikasi Faktual mencari anggota parpol di Bandar Lampung bak di hutan belantara.

KPU Bandar Lampung harus melibatkan berbagai pihak untuk menemukan alamat dan anggota partai yang akan diverifikasi faktual.

Tim Verifikasi KPU dipimpin Komisioner KPU Bandar Lampung, Ika Kartika, tiba di Kantor Kelurahan Sukamaju, Telukbetung Timur, pada Selasa, 1 November 2022, pukul 10.00 Wib.

Ika Kartika ditemani dua perempuan staf Kantor KPU Bandar Lampung dan dibantu dua laki-laki mantan penyelenggara ad hoc yang bertindak sebagai pemandu.

Kantor kelurahan seakan menjadi shelter bagi tim sebelum memulai pencarian alamat rumah anggota partai yang terdaftar di Sipol.

“Kalau tidak ada bantuan seperti itu, bagaimana kita mencari? Tidak ada yang menuntun kan?” Kata Ika.

Baca Juga: KPU Verifikasi Faktual 2.897 Anggota Parpol di Bandar Lampung

Setelah hampir 30 menit bertemu Sekretaris Kelurahan Sukamaju di ruangannya, Tim Verifikasi menuju ke shelter berikutnya, kediaman Ketua RT di Gang Selikur.

Setelah tegur sapa, sedikit basa-basi menyampaikan maksud kedatangan kepada istri RT, tim mulai bergerak menjelajah lapangan.

Tim yang dipandu dua mantan panitia ad hoc menyusuri gang demi gang, sembari sesekali bertanya kepada warga.

Pencarian perdana di Gang Selikur berhasil menemukan alamat anggota parpol dan orang yang dituju, Sani (27).

Sani seorang ibu rumah tangga. Saat ditemui dia sedang momong anaknya ditemani ibunya yang tua renta.

Dia dengan ramah menerima kehadiran Tim Verifikasi.

“Saya bukan anggota parpol. Kok bisa,” kata dia setelah Tim Verifikasi memberikan penjelasan.

Mengetahui hal itu, Ika Kartika menganjurkan kepada Sani untuk menandatangani surat pernyataan bukan anggota parpol.

Sani mengernyitkan keningnya. Wajahnya ragu. Dia dan ibunya saling menatap sembari tertawa.

“Tidak apa-apa, ini hanya formalitas bahwa Ibu benar bukan anggota parpol,” ujar Ika.

Tim Verifikasi butuh waktu untuk meyakinkan Sani dan orangtuanya.

Hingga akhirnya Sani bersedia menandatangani surat pernyataan disaksikan oleh ibunya.

Hari itu, Kota Bandar Lampung sebagai ibukota Provinsi Lampung seakan menjelma menjadi hutan belantara dalam memverifikasi keanggotaan parpol calon peserta Pemilu 2024. 

Petugas Verifikator dan Tim Pengawas Verifikasi Faktual lebih mempercayai Sukandra (46), salah satu pemandu, daripada aplikasi peta semacam Google Maps.

Sukandra warga Kampung Kunci, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Timur, pernah menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pilkada 2020 dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2019.

Berbekal pengalamannya sebagai ujung tombak penyelenggara pemilu, Sukandra menjadi ‘kompas’ untuk menemukan kediaman anggota parpol.

“Sejak tiga hari terakhir ini, saya menuntun Tim Verifikasi di Telukbetung Timur. Dari Kelurahan Keteguhan, Sukamaju, dan Perwata,” kata dia.

Berkat bantuannya alamat rumah warga di Kelurahan Sukamaju dan Perwata yang akan diverifikasi faktual bisa ditemukan.

“Kalau dulu kan PPK-nya yang memverifikasi, sekarang KPU-nya, karena PPK belum terbentuk,” ujar dia.