KIRKA – Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah dorong keterwakilan perempuan di Bawaslu setempat untuk periode 2022-2027.
Selama 10 tahun di Bawaslu Lampung, 2012-2022, wanita kelahiran 5 April 1982 ini merupakan satu-satunya perempuan di lembaga pengawas pemilu tersebut.
Baca Juga : Bawaslu Mengajak Pemilih Pemula Bikin Konten Pengawasan Partisipatif
“Selama 10 tahun satu-satunya perempuan, saya tidak merasa jenis kelamin perempuan menjadi persoalan,” kata dia pada Sabtu, 18 Juni 2022.
Fatikhatul Khoiriyah yang akrab disapa Khoir ini akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Bawaslu Lampung pada bulan September mendatang.
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran ini mengajak lebih banyak perempuan untuk mendaftar sebagai calon anggota Bawaslu Lampung periode 2022-2027 yang akan dibuka pada 22 Juni 2022.
“Kesempatan ini ada buat perempuan-perempuan yang punya passion di dunia pemilu, monggo,” ujar Khoir.
Sebelum menjadi Ketua Bawaslu Fatikhatul Khoiriyah, alumni UIN Raden Intan Lampung ini aktif di berbagai organisasi perempuan dan kepemiluan.
Sebagai Ketua Kelompok Kajian Komunitas Perempuan Progresif (KPP) Lampung 2002-2005, Ketua Umum Korps PMII Putri (KORPRI) Cabang Bandar Lampung 2005-2006.
Kemudian aktif di Fokal Point Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Provinsi Lampung 2007-2008, Tenaga Profesional pada Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Pamwaslukada DKI Jakarta 2011-2012.
Bagi Khoir menjadi perempuan pengawas pemilu merupakan sebuah keistimewaan.
“Sebagai perempuan saya lebih mudah melakukan pendekatan terhadap jajaran dan stakeholder lainnya, tidak perlu bersitegang,” ujar dia.
Khoir menjelaskan keterwakilan perempuan sebagai penyelenggara pemilu dijamin oleh hukum. Undang-undang memberikan kuota 30 persen keterwakilan perempuan.
UUD Tahun 1945 pasal 28 menjamin kesempatan yang sama antara perempuan dan laki-laki, serta UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
“Tapi kan tergantung masyarakat, kesempatan ini disambut atau tidak. Ada enggak perempuan yang punya passion di dunia pemilu?” Tegas Khoir.
Wakil Bendahara PB PMII 2011-2013 ini menilai perempuan-perempuan di Lampung sangat luar biasa. Terbukti dengan adanya perempuan yang terpilih sebagai kepala daerah serta menduduki kursi ketua dan anggota legislatif.






