Sosok  

Fatikhatul Khoiriyah Dorong Keterwakilan Perempuan di Bawaslu Lampung

Fatikhatul Khoiriyah Dorong Keterwakilan Perempuan
Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah. Foto: Josua Napitupulu

Namun, lanjut Khoir, masih banyak perempuan-perempuan yang belum mampu mengatasi tantangan yang datang dari dalam dan luar dirinya.

“Saya melihat tantangan perempuan itu lebih kepada faktor internal. Terkadang perempuan belum menyadari bahwa dirinya punya kelebihan,” kata dia.

Kemampuan untuk percaya diri dengan kelebihan yang dimiliki bisa menaklukkan ketidakberanian dari dalam.

“Kemudian dari faktor eksternal beranjak dari budaya kita yang patriarki, perempuan masih menjadi kelas dua,” ujar dia.

Fatikhatul Khoiriyah menilai memang tidak mudah menjadikan perempuan dan laki-laki setara.

Dalam webinar yang diselenggarakan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada 17 Juni 2022 Peran Perempuan Dalam Demokrasi Indonesia disebutkan bahwa keterwakilan perempuan sebagai penyelenggara pemilu belum memenuhi kuota 30 persen.

Perempuan Komisioner KPU Periode 2017-2022 untuk tingkat pusat 1 orang (14,3%), provinsi 29 orang (21,1%), kabupaten/kota 441 orang (17,3%).

Perempuan Komisioner Bawaslu Periode 2017-2022 untuk tingkat pusat 1 orang (20%), provinsi 38 orang (20,2%), kabupaten/kota 315 orang (16,5%).

Baca Juga : Bawaslu Lampung Gowes Bareng Menuju Pemilu Sehat 

Fatikhatul Khoiriyah mengatakan rendahnya representasi perempuan dalam politik bukan berarti rendahnya literasi politik pada perempuan.

“Ini hanya soal cara pandang saja. Perempuan berdaya kan tidak harus di ruang politik, ada banyak ruang-ruang lain yang bisa diakses oleh perempuan,” tutup Khoir.