KIRKA – Sebanyak 20 pasangan pejabat eselon 2 Pemprov Lampung mengikuti Bimtek KPK.
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (15/06/2022) ini tentang antikorupsi mewujudkan keluarga berintegritas.
Baca Juga : KPK Adakan Bimtek Program Desa Antikorupsi di Desa Hanura Pesawaran
Bimtek ini mengusung tema Mewujudkan Keluarga Antikorupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai Integritas.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut baik, dan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh KPK RI.
“Kegiatan yang sangat baik dari KPK. Saya sangat senang dan mengapresiasi kegiatan hari ini,” kata Arinal.
“Semoga tidak hanya di provinsi, tapi juga dapat dilaksanakan di kabupaten hingga desa,” ucap dia..
Lampung adalah provinsi kedua setelah DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan KPK dalam kegiatan bimbingan teknis Antikorupsi Mewujudkan Keluarga Berintegritas.
“Tentunya menjaga integritas dari lingkungan terkecil yaitu keluarga benar-benar dapat memberikan manfaat dalam hal peningkatan akhlak dan pencegahan korupsi,” ucap dia.
Mencegah dan membangun sistem anti koruptif secara komprehensif, menurut Gubernur akan sangat menentukan sebuah wilayah bermartabat, berintegritas dan memiliki kesejahteraan yang adil.
“Oleh karena itu berbagai upaya pencegahan korupsi tidak boleh menjadi sebuah slogan,” kata dia
“Pencegahan korupsi harus menjadi satu komitmen yang kuat dan disinergikan oleh seluruh pemangku kepentingan,” tegas Gubernur.
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardianan menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi tidaklah mungkin hanya dilakukan dengan kegiatan penegakan hukum saja.
Oleh karena itu KPK RI telah mencanangkan strategi trisula dalam pemberantasan korupsi yaitu dengan melakukan kegiatan penindakan, pencegahan dan pendidikan Antikorupsi.
Baca Juga : KPK Tetapkan Hanura Jadi Calon Destinasi Desa Antikorupsi
Salah satu bentuk program kegiatan yang perlu dilakukan, khususnya terkait pendidikan Antikorupsi adalah dengan melakukan pembinaan.
Kemudian, mengingatkan kembali tentang pentingnya keluarga dan peran orang-orang dalam lingkup keluarga guna membangun keluarga berintegritas tanpa korupsi.






