Kadis Lingkungan Hidup Bandar Lampung Bantah Pernyataan Honorer 

Kadis Lingkungan Hidup Bandar Lampung
Puluhan tenaga honorer Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung menggelar aksi di Taman Dipangga, Talang, Telukbetung Selatan, Jumat (20/5). Foto: Josua Napitupulu

KIRKAKadis Lingkungan Hidup Bandar Lampung bantah pernyataan honorer yang menyebutkan mereka dibebankan untuk menyediakan alat kerja sendiri.

Baca Juga : Honorer Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung Butuh Perhatian

“Saya berapa kali turun ke lapangan, UPT saya suruh siapkan kalau mau menyapu. Gak mungkinlah beli sendiri untuk keperluan kantor, buat makan aja susah. Gak masuk akal,” kata Riana selaku Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Riana memahami kondisi honorer di lingkungan kerjanya sehingga tidak akan membebankan keperluan perlengkapan kerja kepada petugas kebersihan.

“Perlengkapan kerja seperti sapu lidi, pengki, itu dari UPT. Gak ada beli sendiri,” tegas dia lagi ketika dihubungi.

Pun untuk honorer yang bertugas sebagai sopir truk pengangkut sampah.

“Sekarang gini aja, katanya makan aja susah masa sih mau benerin mobil kantor? Gak mungkin,” ujar dia.

Riana menjelaskan Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung memiliki bengkel mobil atau workshop di Kaliawi untuk perawatan armada pengangkut sampah.

“Itu mobil ditaruh terus di workshop,” kata Riana yang juga Camat Bumi Waras.

Sebelumnya, puluhan honorer Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung mengancam akan melakukan aksi mogok kerja apabila hak-hak mereka tidak dipenuhi.

Salah satu sopir truk pengangkut sampah, Iwan, mengatakan mereka melakukan perawatan armada dengan uang pribadi tanpa ada uang pengganti dari UPT.

“Gak ada bantuan dari dinas, kalau mau kerja didandan sendiri, kalau gak mau serahin kunci (mobil),” ujar Iwan.

Baca Juga : Alzier: Copot Kadis Lingkungan Hidup Lampung

Honorer Dinas Lingkungan Hidup Bandar Lampung lainnya yang bertugas sebagai petugas kebersihan juga menyampaikan hal serupa.

“Sapu lidi beli sendiri,” kata Hanafi.