KIRKA – Enam daerah jadi sasaran monev Kanwil Kemenkumham Lampung sejak 17 April 2022. Ini disampaikan Kakanwil Kemenkumham Lampung, Edi Kurniadi saat dihubungi KIRKA.CO baru-baru ini.
”Kalianda, Kotabumi, Metro, Kotaagung, Sukadana dan Menggala yang terakhir,” tutur Edi Kurniadi.
Baca Juga : Rutan Kotabumi Jalankan Kegiatan Pemasyarakatan Bersih-bersih dan Baksos
Kegiatan monev yang pada dasarnya dimaksudkan untuk melakukan pemantauan dan evaluasi ini telah dipublikasikan Kanwil Kemenkumham Lampung dalam website resminya.
Dalam publikasi tersebut, Edi Kurniadi memaparkan poin-poin yang ia sampaikan selama melaksanakan monev tersebut.
”Bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama bulan ramadhan dan menjelang lebaran. (Kemudian) untuk terus senantiasa waspada dalam mengahadapi gangguan Keamanan dan Ketertiban,” terang Edi Kurniadi pada 22 April 2022 saat melakukan kegiatan monev di Kota Metro.
Edi Kurniadi juga mengingatkan supaya hak dari Warga Binaan Pemasyarakatan tidak diabaikan dalam hal remisi lebaran.
“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran, berikan pelayanan maksimal kepada masyarakat atau WBP, perhatikan hak-hak mereka khususnya Remisi Lebaran, jangan sampai ada yang terlambat,” ujar Edi Kurniadi.
Pada 18 April 2022, kegiatan monev tersebut dilangsungkan Edi Kurniadi di aula Rutan Kelas IIB Kotabumi. Menurut Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi, Mukhlisin Fardi, kegiatan monev tersebut tak hanya diikuti oleh pihak rutan saja.
”Hadir juga pihak dari Imigrasi, Lapas, Bapas dan Rupbasan. Jadi yang hadir itu seluruh Unit Pelaksana Teknis yang ada di wilayah Lampung Utara,” ucap Mukhlisin saat dihubungi.
Baca Juga : Rutan Kotabumi Raih Tiga Penghargaan Bergengsi
Mukhlisin mengatakan kalau pihaknya mendapat pengarahan tentang optimalisasi pelayanan publik hingga menjaga dan meningkatkan kondusifitas dari sisi keamanan jelang lebaran.
”Pimpinan waktu itu mengarahkan supaya hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan publik ditingkatkan dan membahas upaya peningkatan deteksi dini untuk menghindari gangguan keamanan dengan menjalin sinergitas dengan aparatur penegak hukum lainnya seperti TNI-Polri dan BNN,” ungkap Mukhlisin.






