Menu
Precision, Actual & Factual

Sidang Dugaan Korupsi MBLB Batal karena Terdakwa tidak bisa Dihadirkan

  • Bagikan
PN Tipikor Tanjungkarang tempat persidangan dugaan korupsi MBLB dilaksanakan. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Persidangan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Lampung Selatan 2017 – 2019, yang dijadwalkan digelar pada Senin hari ini (10/05), harus ditunda lantaran terdakwa tidak dapat dihadirkan.

Persidangan perdana yang seharusnya diagendakan untuk mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut, tak dapat dilaksanakan hari ini dan akan kembali dijadwalkan ulang pada senin pekan depan (17/05), dengan dakwaan untuk keempat terdakwa sekaligus yakni Soma Mudawan Perkasa, M. Efriasyah Agung, Marwin dan terdakwa Yuyun Maya Saphira.

Dari penelusuran terbuka KIRKA.CO, keempat terdakwa dipidanakan lantaran telah secara bersama-sama melakukan Korupsi Pajak Minerba pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dengan cara memungut pajak dari empat perusahaan wajib pajak yang kemudian tidak disetorkan ke Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Pajak yang ditarik secara ilegal oleh keempat terdakwa tersebut, seharusnya dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan di 2017 hingga 2019, dengan total kerugian negara yang diakibatkan sebesar Rp2.346.186.300 (Dua miliar tiga ratus empat puluh enam juta seratus delapan puluh enam ribu tiga ratus rupiah).

Keempat terdakwa ini pun dijerat menggunakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang pemberantasan Tipikor juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

  • Bagikan